ferdinand-hutahaen
Ketua Divisi Bidang Hukum dan Advokasi DPP Demokrat Ferdinand Hutahaean.

harianpijar.com, JAKARTA – Kadiv Humas dan Advokasi Hukum DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean mengatakan sikap koalisi pendukung capres-cawapres Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin soal adanya kesan berharap dukungan dari Rizieq Shihab, sangat tidak elok. Karena, PDIP sebagai partai pengusung berharap dukungan dari pimpinan Front Pembela Islam (FPI) itu.

“Kita sedikit malu melihat gerakan politiknya PDIP yang berharap didukung Habib Rizieq. Kita tahu selama ini PDIP sangat anti dengan Rizieq. Bahkan, berbeda pendapat sehingga tidak mudah dengan kelompok Habib Rizieq,” kata Ferdinand Hutahaean, Selasa 21 Agustus 2018.

Menurut Ferdinand Hutahaean. jika memang PDIP berharap dukungan Rizieq Shihab, berarti partai banteng moncong putih itu tidak konsisten dalam bersikap selama ini. Bahkan, PDIP ingin menghalalkan segala cara untuk memenangkan kontestasi pilpres ini.

“Tidak elok PDIP berharap dukungan Habib Rizieq yang selama ini terkonotasi sebagai kontra opini atau lawan politiknya. Masa berharap kepada lawan politik, ya enggak luculah, tak elok, tidak konsisten dengan sikap dan pendiriannya,” ujar Ferdinand Hutahaean.

Lebih lanjut, ditegaskan Ferdinand Hutahaean, Rizieq Shihab punya pengaruh yang besar dalam pemilihan presiden (Pilpres) 2019 meski tidak signifikan dalam menentukan kemenangan. Nahkan, pimpinan Front Pembela Islam (FPI) ini punya kekuatan massa yang riil dan besar, serta mampu menggerakkan publik dan opini.

Karena itu, wajar jika Rizieq Shihab menjadi sosok yang diperebutkan menjelang kontestasi pilpres.

“Karena, namanya politik tentu berharap tokoh-tokoh yang punya basis massa riil itu bergabung dan mendukung,” tegas Ferdinand Hutahaean.

Sementara, kubu capres-cawapres Joko Widodo-Ma’ruf Amin mulai memperlihatkan gerakannya untuk menarik dukungan Rizieq Shihab. Bahkan, bakal calon wakil presiden KH Ma’ruf Amin bergerak ke Makkah dengan tujuan menunaikan haji. Tetapi, Rais Aam PBNU ini menyampaikan kemungkinan dirinya bertemu Rizieq Shihab di Makkah, Arab Saudi.

Sedangkan, menurut Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira mengatakan, kalau Ma’ruf Amin memang bertemu Rizieq Shihab di Makkah, itu menjadi proses mediasi atau diplomasi yang baik. Karena, Rizieq Shihab melalui organisasi yang dipegangnya merupakan bagian dari kekuatan yang ada di bangsa ini.

Bahkan, KH Ma’ruf Amin punya kemampuan menjembatani orang-orang yang selama ini sulit diajak bicara oleh capres petahana Joko Widodo (Jokowi) dan termasuk dalam hal ini Rizieq Shihab.

“Kalau (Rizieq Shihab-red) bisa (mendukung Jokowi-Ma’ruf), ya kenapa tidak,” kata Andreas Hugo Pareira. [elz/repb]

loading...