Muhammad-Romahurmuziy
Muhammad Romahurmuziy. (foto: Antara/Puspa Perwitasari)

harianpijar.com, BOGOR – Untuk memenangkan pasangan capres dan cawapres Joko Widodo (Jokowi) dan KH Ma’ruf Amin pada pemilihan presiden (Pilpres) 2019 mendatang, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mengadakan pendidikan dan latihan (Diklat) bela negara kader siaga yakni Gerakan Pemuda Ka’bah (GPK).

Menurut Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy, pelatihan yang pertama ini diikuti 550 orang. Bahkan, pelatihan ini juga bertujuan untuk memenangkan pasangan capres dan cawapres Jokowi dan Ma’ruf Amin dalam perhelatan pemilihan presiden (Pilpres) pada 2019.

“Ini adalah diklat yang pertama 550 pasukan dan nanti akan terus tiap minggu kami adakan pelatihan-pelatihan seperti ni untuk menjadi pasukan pemenangan Pak Jokowi-Maruf Amin di seluruh Indonesia,” kara Romahurmuziy kepada wartawan, di Villa Silma, Bogor, Minggu, 12 Agustus 2018.

Lebih lanjut, ditegaskan Romahurmuziy, para kader GPK diberikan pembekalan-pembakalan untuk bisa mengampanyekan Jokowi-Maruf Amin kepada masyarakat secara bermartabat dan terhormat. Bahkan, dirinya juga melarang para kader saling menghina dan melawan seluruh hoaks dan fitnah yang dibuat oleh pihak lawan.

“Sekaligus kita juga meginginkan agar kontestasi pilpres yang akan datang dijalani dengan kesantunan,” tegas Romahurmuziy.

Selanjutnya, Romahurmuziy juga menjelaskan, Kader GPK dibekali dengan aneka kemampuan dan ketangkasan training-training fisik yang memang digunakan untuk meningkatkan daya tahan fisik para kader, sekaligus menjadikan GPK pasukan terkuat dan menjadi salah satu pasukan yang disegani di Indonesia.

Bahkan, Gerakan Pemuda Kabah (GPK) sengaja ditingkatkan kemampuannya demi merebut suara milenial yang memiliki 52 persen suara di dalam pilpres 2019.

“Memenangkan Jokowi Maruf Amin harus dilakukan secara kolektif kolegial dan itu bukan hanya dilakukan Jokowi-Ma’ruf Amin tapi juga oleh tim pemenangan salah satunya adalah tim pemenangan partai PPP yang hari ini disi oleh anak-anak muda yaitu GPK,” jelas Romahurmuziy.

Sementara, menurut Ketua Umum Taruna Merah Putih, Maruarar Sirait yang juga politikus PDIP, dirinya sangat hormat karena baru dideklarasikan kemarin pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin. PPP melalui GPK sudah langsung konsolidasi.

“Ini bagus sekali,” Kata Maruarar Sirait yang kedatanganya pada acara itu untuk memenuhi undangan dari Ketua Umum PPP Romahurmuzy.

Lebih lanjut, ditegaskan Maruarar Sirait, dirinya meminta apa yang dilakukan PPP bisa diikuti semua partai pendukung maupun relawan Jokowi-Ma’ruf Amin supaya segera melakukan konsolidasi ke dalam. Karena itu, dirinya juga mengajak semua pendukung Jokowi dan Ma’ruf Amin agar berbuat dengan nyata.

“Ini bagus ya belum terbentuk sudah bekerja jadi saya pikir yang disampaikan oleh ketum PPP ini bagus belum dibentuk timsesnya tapi sudah kerja,” tegas Maruarar Sirait.

Sementara, juga dikatakan Maruarar Sirait, dirinya bersama Romahurmuziy berencana akan menggelar apel bersama kader Gerakan Pemuda Kabah dan Taruna Merah Putih di Jawa Barat dan mengundang calon presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk bisa hadir. [elz/jpn].

loading...