jokowi-ma'ruf
Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma'ruf Amin.

harianpijar.com, PASURUAN – Ketua GP (Gerakan Pemuda) Ansor Kabupaten Pasuruan M Farid Sauqi mengatakan kader NU ‘tersesat’ jika tidak memilih pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin di pemilihan presiden (Pilpres) 2019. Bahkan, munculnya nama KH Ma’ruf Amin sebagai calon wakil presiden (cawapres) Jokowi, menjadi harga mati dan tidak bisa ditawar-tawar lagi oleh para kader NU.

“Tidak bisa ditawar-tawar lagi, harus memilih dan mendukung serta memenangkan pasangan beliau,” ujar M Farid Sauqi.

Menurut M Farid Sauqi, calon presiden dan wakil presiden, berbeda dengan pencalonan legislatif, calon bupati, maupun gubernur. Pasalnya, calon presiden dan wakil presiden, sangat menentukan untuk kesejahteraan bangsa.

Selain itu, KH Ma’ruf Amin yang merupakan tokoh sentral dalam struktural NU, sekaligus ulama yang disepuhkan. Karena itu, dirinya juga berharap warga NU satu arah mendukung dan memilihnya.

“Apalagi ini panggilan negara. Kyai Ma’ruf tidak meminta. Dilihat kesepuhannya, tidak ada batasan umur. Bukan sesuatu yang jadi argumentasi untuk diperdebatkan,” ujar M Farid Sauqi.

Lebih lanjut, ditegaskan M Farid Sauqi, menyikapi pencalonan KH Ma’ruf Amin dirinya menyebut bak buah jatuh tidak akan jauh dari pohonnya. Ketika masih dianggap sebagai satu pohon, maka jatuhnya buah, tidak boleh jauh dari pohonnya.

“Kalau jatuh ke kali (sungai) dan hanyut dibawa arus, berati itu ‘tersesat’. Itu adalah kiasan dan ibarat yang sesuai untuk Pilpres 2019 ini,” tegas M Farid Sauqi.

Sementara, menurut M Farid Sauqi, saat disinggung keberadaan Sandiaga Uno sebagai cawapres dari Prabowo Subianto, hal itu tidak perlu untuk menanggapinya. Sebagai kader NU dirinya enggan melihat calon di luar NU.

“Saya tidak melihat itu, jelas tidak mungkin saya memilih dan mendukung calon yang bukan orang NU, untuk apa. Gak ngurus itu, tidak bisa melihat yang lain. Latar belakang Kyai Ma’ruf, secara struktural dari NU, terlebih ulama yang disepuhkan. Makanya, sebagai kader NU saya harus mengamankan dan memenangkannya,” ujar M Farid Sauqi. [elz/kum].

loading...