Razman-Arif-Nasution
Razman Arif Nasution. (foto: google images)

harianpijar.com, JAKARTA – Setelah teka-teki cawapres Joko Widodo (Jokowi) terjawab dengan dipilihnya KH Ma’ruf Amin, kini di koalisi Jokowi muncul teka-teki baru. Teka-teki tersebut adalah soal sosok yang akan memimpin Tim Kampanye Nasional (TKN) untuk Jokowi dan Ma’ruf Amin di Pilpres 2019.

Salah satu nama yang disebut-sebut adalah Wapres Jusuf Kalla (JK). Namun, menurut politikus PKB Razman Arif Nasution, JK sebaiknya memberikan kesempatan kepada orang lain. Terlebih dengan kondisi kesehatan JK saat ini.

“Saya kira menurut saya Pak JK, sudahlah, menurut saya sudah dua kali, kemudian kemaren sudah sepuluh tahun. Sempat kemarin diperiksa jantung,” ujar Razman Arif Nasution seusai diskusi ‘Melodramatis capres dan cawapres’ di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu, 11 Agustus 2018.

Selain itu, dirinya menilai, menjadi Ketua TKN bukanlah pekerjaan yang mudah. Sebab, sosok tersebut harus merumuskan strategi pemenangan Jokowi dan Ma’ruf Amin dengan sejumlah rapat yang diadakan hingga dini hari.

“Saya pikir ini butuh waktu yang harus bergiliran tiap malam, dini hari, untuk merumuskan bagaimana sistem pemenangan di lapangan. Karena saya pernah juga dulu tahun 2014. Tahu tuh, apakah Pak Jusuf Kalla kuat fisiknya untuk itu,” ungkapnya.

Sebelumnya, Ketum PPP Muhammad Romahurmuziy (Romy) mengatakan ketua TKN pasangan Jokowi dan Ma’ruf Amin akan berinisial M. Namun, saat ditanya apakah inisial M yang dimaksud adalah Muhammad Jusuf Kalla, Romy tak mengiyakan.

“Yang jelas laki-laki. Sangat senior. TKN akan dipimpin oleh putra terbaik dari luar Jawa. depannya M lagi. Insyaallah orang tersebut mampu mengkoordinasikan seluruh kekuatan yang ada di tubuh koalisi parpol Pak Jokowi dan memiliki komunikasi yang baik dengan semua kalangan,” kata Romy di Gedung KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat, 10 Agustus 2018.

Menurut Romy, siapa yang menempati Ketua TKN akan diumumkan dalam waktu singkat. Clue lain, sang ketua tim pemenangan juga sudah dekat dengan Jokowi sejak lama. (ilfan/kum)

loading...