zulkifli-hasan
Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan. (foto: dok. mpr)

harianpijar.com, JAKARTA – Partai Amanat Nasional (PAN) mengatakan pertemuan antara Zulkifli Hasan dan Presiden Joko Widodo (Jokowi) bukanlah sebuah sinyal bahwa mereka akan bergabung mendukung capres petahana itu.

Menurut Ketua DPP PAN Yandri Susanto, kedatangan Zulkifli Hasan terkait Rakernas PAN yang akan digelar pada Kamis, 9 Agustus 2018.

“Besok lusa ada Rakernas pasti mengambil keputusan. Keputusan itu bisa jadi tidak bersama-sama Pak Jokowi, mungkin Bang Zul akan menyampikan itu juga,” katanya di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 7 Agustus 2018.

Lebih lanjut Yandri Susanto menegaskan peta politik PAN di pilpres sudah condong ke poros Prabowo Subianto ketimbang Jokowi.

Karena itu, dirinya membantah jika pertemuan Zulkifli Hasan dengan Jokowi untuk tawar menawar dukungan di Pilpres 2019. Meskipun hingga kini koalisi Prabowo Subianto masih belum terbentuk sempurna lantaran persoalan cawapres.

“Enggak ada, peta sudah jelas ya, kita Insyaallah ke Prabowo kalau dari peta yang ada. Tapi sekali lagi ada syaratnya, yaitu kita tetap mendorong Bang zul, kalau tidak itu, kita tetap minta tetap ke Pak Prabowo tidak ngambil partai lain,” tegas Yandri Susanto.

Sebelumnya, Ketum PAN Zulkifli Hasan menemui Presiden Jokowi di Istana Merdeka Jakarta pada Selasa, 7 Agustus 2018. Pertemuan yang digelar tertutup itu berlangsung sekira 1 jam, mulai dari pukul 15.40 hingga 16.30 WIB.

Seusai pertemuan, Zulkifli Hasan juga tidak memberikan pernyataan kepada awak media. Pertemuan itu memang tidak masuk dalam agenda resmi Jokowi hari ini.

Namun, mobil dinas Ketua MPR itu melintas di lapangan parkir Wisma Negara pada Selasa sore. Wisma Negara sering menjadi pintu masuk sekaligus tempat parkir para tamu Presiden yang tidak sulit untuk diketahui awak media. (ilfan/rep)

loading...