Hasto-Kristiyanto
Hasto Kristiyanto. (foto: dok. Poskotanews)

JAKARTA, harianpijar.com – Gubernur NTB TGH Muhammad Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) namanya kembali mencuat. Setelah keluar dari Partai Demokrat TGB kini merapat ke kubu Joko Widodo (Jokowi) yang jelas-jelas berbeda dari Partai Demokrat.

Banyak beredar kabar yang menghubungkan TGB akan ditunjuk sebagai juru kampanye Jokowi untuk Pilpres 2019.

Namun, hal itu dibantah oleh Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. Sebab, menurutnya, juru kampanye Jokowi hingga saat ini belum dibentuk karena Jokowi sendiri belum mengumumkan siapa cawapresnya.

“Dukungan dari pak TGB, kami menganggap itu positif mengingat kepemimpinan beliau sangat baik di NTB. Dengan demikian ini jadi energi positif untuk pemenangan Jokowi. Ketua tim kampanye nanti dibentuk oleh pasangan capres dan cawapres. Sampai saat ini, itu belum diumumkan secara resmi. Pendaftaran itu dilakukan antara tanggal 4 sampai 10 Agustus,” kata Hasto Kristiyanto di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Kamis, 26 Juli 2018.

Lebih lanjut Hasto Kristiyanto mengatakan, tokoh untuk juru kampanye Jokowi juga belum dibahas di internal PDIP maupun partai politik koalisi.

Selain itu, TGB hingga saat ini juga tidak menjabat posisi apapun dalam koalisi Jokowi, karena belum ada pembentukan apapun untuk Pilpres 2019.

“Menunggu Pak Jokowi mengumumkan siapa pemimpin bangsa yang mendampingi Pak Jokowi sebagai satu kesatuan kepemimpinan nasional. Setelah itu ditunjuk pasangan calon siapa yang jadi ketua tim pemenangan,” pungkas Hasto Kristiyanto. (ilfan/rmo)