Andre-Rosiade
Andre Rosiade.

JAKARTA, harianpijar.com – Massa Solidaritas Ulama Muda Jokowi (Samawi) disebut oleh beberapa pihak bukan berasal dari kalangan ulama. Bahkan, Anggota Badan Komunikasi DPP Partai Gerindra Andre Rosiade menyebut ada indikasi massa Samawi merupakan massa bayaran.

“Ada pendapat yang mengatakan bahwa ulama muda (Samawi) tidak terlihat seperti ulama. Karena masyarakat sudah menonton video bagaimana peserta yang datang ke acara Samawi tersebut dipakaikan baju seragam. Dan juga terlihat ada indikasi mereka massa bayaran,” ujar Andre Rosiade seperti dilansir dari detik, Jumat, 13 Juli 2018.

Atas dasar itu lah, menurut Andre Rosiade, menjadi hal yang wajar jika muncul persepsi negatif dari masyarakat terkait hal tersebut.

“Jadi wajar saja pendapat masyarakat seperti itu,” katanya.

Andre Rosiade mengatakan, indikasi massa bayaran tersebut akan menjadi catatan bagi masyarakat. Indikasi itu, menurutnya, menguatkan tanda bahwa perlu presiden baru di 2019.

“Yang menjadi catatan bagi masyarakat saat ini adalah, ternyata untuk acara deklarasi mendukung Jokowi pihak panitia membutuhkan massa yang terindikasi bayaran. Ini tanda-tanda #2019GantiPresiden,” tandasnya.

Sebelum Andre Rosiade, Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid telah lebih dulu mengomentari hal tersebut. Dirinya menilai massa yang mengenakan kaus ulama muda itu tak terlihat seperti ulama.

“Iya, iya, saya sudah lihat juga. Jadi, ya, banyak yang menyuarakan jangan bawa-bawa agama dalam politik, jangan politisasi agama, tapi kemudian terjadilah pengerahan massa yang disebut ulama muda. Tapi kalau dilihat dari yang hadir itu, tampang ulamanya nggak kelihatan,” ujar Hidayat Nur Wahid di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, kemarin. (nuch/det)

loading...