cak-imin-dan-jokowi
Presiden Jokowi duduk berdampingan dengan Cak Imin saat meresmikan kereta bandara di Jakarta, 2 Januari 2018. (foto: Dok. Istimewa)

JAKARTA, harianpijar.com – Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) melontarkan pernyataan bernada ‘ancaman’ terkait posisi cawapres Joko Widodo (Jokowi) di Pilpres 2019.

Terkait hal itu, Sekjen Partai NasDem Johnny G Plate mengatakan pihaknya tak akan menanggapi dengan serius pernyataan Cak Imin.

“Kami tentu tidak akan menanggapi dengan perasaan,” ujar Johnny G Plate kepada awak media, Jumat, 13 Juli 2018.

Lebih lanjut Johnny G Plate menilai pernyataan Cak Imin terkait posisi cawapres itu bukan ancaman. Menurutnya, hal itu merupakan gaya politik yang sah untuk dilakukan.

“Nggak ada ancaman. Itu Cak Imin menyampaikan perspektifnya, sah-sah saja. Itu kan cuma hipotesis. Pendapat,” katanya.

“Kalau kelincahan politik dan perspektif politik yang berkembang hingga nanti pengambilan keputusan, ya normal. Gaya politik kan berbeda-beda,” tambah Johnny G Plate.

Dirinya mengungkapkan, kerja sama PKB dalam koalisi pemerintahan Jokowi di periode ini terbilang harmonis. Bahkan, Johnny G Plate merasa yakin Cak Imin akan tetap melabuhkan dukungan kepada Jokowi andai tak dipilih sebagai cawapres.

“Kerja sama dengan PKB selama ini harmonis sekali. Kami meyakini PKB akan tetap solid di, tetap, koalisi Jokowi,” sebutnya.

“Mudah-mudahan dalam waktu dekat PKB akan segera mendeklarasikan. Yang jelas Cak Imin nggak pernah bilang PRA-IN, Prabowo-Cak Imin, atau ANIES-IN, AHY-IN, kan nggak ada. Yang dia bilang JOIN. Jadi kan jelas,” imbuh Johnny G Plate.

Sebelumnya, Cak Imin mengancam Jokowi harus duet dengan dirinya pada Pilpres 2019. Jika tak menggandeng dirinya, posisi Jokowi disebut berbahaya.

“Buktikan saja. Kalau nggak JOIN (Jokowi-Cak Imin), bahaya,” ujar Cak Imin di gedung DPR, Senayan Jakarta, kemarin. (nuch/det)

loading...