Zainul-Majdi.
TGH Muhammad Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB). (foto: detik/Muhammad Ridho)

MATARAM, harianpijar.com – Pernyataan sejumlah petinggi Partai Demokrat yang akan memberi sanksi terhadap TGH Muhammad Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) terkait dukungannya kepada Joko Widodo (Jokowi) menuai respons dari kader Partai Demokrat NTB.

Menurut kader Partai Demokrat NTB Nasib Ikroman (Acip), banyak sikap tidak simpatik dari para elite Partai Demokrat dengan hadirnya TGB yang merebut perhatian di panggung poliitik nasional. Dirinya pun mengutarakan rasa kecewanya.

“Sebagai kader Demokrat asal NTB terus terang saya kecewa dengan sikap para elite di DPP Partai Demokrat yang tendensius dan menganaktirikan hadirnya TGB di pentas nasional,” ungkap Acip yang juga Ketua Komisi Pemenangan Pemilu Daerah Partai Demokrat NTB di Mataram, NTB, Rabu, 11 Juli 2018.

Lebih lanjut Acip mengatakan, wacana pemberian sanksi yang dilontarkan salah satu petinggi Partai Demokrat seperti Syarif Hasan adalah hal yang tidak simpatik dan mengecewakan para kader partai.

Padahal, menurutnya, Ketum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) belum memutuskan apapun atas sikap TGB.

“Tidak hanya di NTB tapi juga di daerah lain banyak kader kecewa, hanya mereka tidak berani bertentangan dengan para elite,” kata Acip.

Dirinya mengatakan, seharusnya para elite Partai Demokrat dapat memberikan kesempatan dan perlakuan yang sama pada semua kadernya.

Menurut Acip, Partai Demokrat yang memiliki ideologi nasionalis religius justru menganaktirikan TGB yang jelas-jelas profilnya sangat pas dengan partai Demokrat, sebagai figur yang nasionalis dan religius.

Selama ini, dikatakan Acip, apa yang disampaikan TGB dalam pesan tausiyah dan sikap politiknya dalam menghadapi situasi kekinian yaitu ‘partai tengah’, menunjukkan sikap relevan yang seharusnya menjadi sikap Partai Demokrat.

“TGB selalu menyerukan sikap untuk fastabiqul khoirot dalam politik, tidak memecah belah bangsa hanya untuk kepentingan politik. Apa yang disampaikan TGB pas dengan visi Partai Demokrat,” ungkapnya.

Selanjutnya sebagai kader, Acip berharap para petinggi Partai Demokrat lebih bijak dan mengimplementasikan prinsip-prinsip demokrasi dalam menentukan arah partai.

“Kami yakin, Bapak SBY melaksanakan prinsip-prinsip demokrasi itu,” pungkasnya. (nuch/rep)