Rudiantara-Tik-Tok
Pertemuan Menkominfo Rudiantara dan tim Tik Tok pada pekan lalu. (foto: dok. uzone)

JAKARTA, harianpijar.com – Aplikasi video pendek Tik Tok dipastikan bisa dibuka kembali setelah sempat diblokir Kominfo beberapa hari. Hal itu pun dibenarkan oleh Dirjen Aptika Kominfo Samuel Abrijani Pangerapan.

“Iya benar, mulai tadi siang sudah dibuka,” kata Samuel Abrijani Pangerapan seperti dilansir dari detik, Selasa, 10 Juli 2018.

Meskipun demikian, pembukaan blokir Tik Tok mungkin tidak serta merta dapat dinikmati oleh semua pengguna. Dalam arti, tergantung masing-masing operator dalam mengeksekusinya.

Seperti diketahui, Tik Tok diblokir sejak Selasa, 3 Juli 2018 atau pekan lalu. Menkominfo Rudiantara menyebut alasan diblokirnya Tik Tok karena banyak mengandung konten negatif yang tidak ramah anak.

“Banyak konten yang negatif, terutama bagi anak-anak,” kata Rudiantara.

Lebih lanjut Rudiantara mengatakan, saat memutuskan memblokir Tik Tok pihaknya berkoordinasi dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

Menurutnya, ada delapan nama Domain Name System (DNS) terkait Tik Tok yang telah diblokir oleh Kominfo.

Meski diblokir, Rudiantara saat itu menjanjikan akses Tik Tok bisa dibuka kembali, namun dengan syarat Tik Tok harus membersihkan dan menjaga kontennya.

“Tim Kementerian Kominfo telah menghubungi pengelola Tik Tok, meminta mereka menangani konten negatif di dalam platformnya, serta sampaikan bahwa Tik Tok harus mengikuti peraturan Indonesia dan harus memiliki tim monitoring dan pusat monitoring yang berada di Indonesia,” ungkap Rudiantara.

“Setelah bersih dan ada jaminan untuk menjaga kebersihan kontennya, Tik Tok bisa kami buka kembali,” imbuhnya.

Sehari setelah itu, tim Tik Tok dari China mendatangi Kominfo dan menyanggupi persyaratan yang ditetapkan. Akhirnya, Tik Tok sudah dibuka kembali yang berarti syarat tersebut nampaknya sudah terpenuhi. (hlw/nuch/det)

loading...