Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar Lodewijk Fredrich Paulus.

JAKARTA, harianpijar.com – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar Lodewijk Fredrich Paulus mengatakan secara nasional dari 171 daerah yang menyelenggarakan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak, partainya memenangkan 91 daerah atau ekuivalen dengan 53,22 persen.

Menurut Lodewijk Fredrich Paulus, hasil itu berdasarkan hitung cepat (Quick Count), riil, dan informasi dari pengurus daerah.

“Secara nasional bisa saya sampaikan bahwa dari 171 titik, kami memenangkan 91 titik atau ekuivalen dengan 53,22 persen,” kata Lodewijk Fredrich Paulus saat dikonfirmasi, di kantornya, Jakarta, Jumat 29 Juni 2018.

Lebih lanjut, ditegaskan Lodewijk Fredrich Paulus, dari 91 daerah yang dimenangkan Partai Golkar, sepuluh di antaranya mendapatkan kemenangan yang cukup signifikan.

Kesepuluh daerah tersebut yaitu Sumatera Utara dengan kemenangan di tujuh dari sembilan daerah yang menyelenggarakan pilkada atau setara dengan 78 persen. Kemudian, Sulawesi Selatan dengan kemenangan di 10 dari 13 daerah atau setara dengan 76,92 persen.

Selanjutnya, Banten dan Kalimantan Selatan, dengan kemenangan di tiga dari empat daerah yang menyelenggarakan pilkada.

Berikutnya, Kalimantan Barat dengan kemenangan di empat dari enam daerah. Nusa Tenggara Timur dengan kemenangan di tujuh dari 11 daerah. Lain itu, Papua dengan kemenangan di lima dari 8 daerah.

Setrusnya, di Kalimantan Tengah dengan kemenangan di tujuh dari 11 daerah. Sumatera Barat dengan kemenangan di dua dari 4 daerah, dan yang terakhir di Jawa Timur, Partai Golkar memenangkan sembilan dari 19 daerah.

Selanjutnya, Lodewijk Fredrich Paulus juga menjelaskan, secara khusus di tingkat provinsi, pasangan calon yang diusung Partai Golkar memenangkan sepuluh dari 17 daerah atau setara dengan 58,8 persen.

Namun, dirinya belum dapat menyebut secara rinci kemenangan di sepuluh provinsi itu dan hasil hasil tersebut masih bersifat sementara.

“Masih bisa berkembang karena batas margin error-nya dua sampai tiga persen. Kemudian juga ada tujuh titik yang belum kami dapatkan informasi, terutama Papua dan ada yang belum Pilkada,” jelas Lodewijk Fredrich Paulus.

Semantara, dikatakan Lodewijk Fredrich Paulus, berdasarkan data yang mereka miliki, Partai Golkar menyimpulkan mesin politiknya dapat bergerak secara efektif menjelang pemilihan legislatif dan presiden tahun depan.

“Kami sudah dapat memetakan mana daerah-daerah yang mesin partainya sudah bekerja dengan maksimal dan terus akan dipertahankan dan ditingkatkan,” tandas Lodewijk Fredrich Paulus. [elz/cnn]

SUMBERCNNIndonesia
BAGIKAN
BERITA PILIHAN SPONSOR