Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab.

JAKARTA, harianpijar.com – Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, polisi masih menyelidiki sejumlah kasus yang melibatkan pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab. Selain itu, penyidik hanya menghentikan kasus dugaan percakapan mesum Rizieq Shihab dengan Firza Husein, sedangkan sejumlah kasus lainnya jalan terus.

“Masih penyelidikan,” kata Argo Yuwono saat dikonfirmasi, di Mapolda Metro Jaya, Kamis 28 Juni 2018.

Menurut Argo Yuwono, satu kasus yang sudah masuk ke tahap penyidikan yakni kasus logo mata uang yang disebut Rizieq Shihab mirip lambang palu arit di mata uang pecahan Rp100 ribu yang dicetak Bank Indonesia.

Karena itu, atas ucapannya Rizieq Shihab dilaporkan ke Polda Metro jaya pada Januari 2017 oleh Jaringan Intelektual Muda Antifitnah. Bahkan, Rizieq Shihab diduga melanggar Pasal 28 ayat 2 dan Pasal 28 ayat 1 juncto Pasal 45 ayat 2 UU ITE. Laporan itu diterima dengan nomor LP/125/I/2017/PMJ/Dit Reskrimsus.

Lebih lanjut, ditegaskan Argo Yuwono, polisi juga masih menyelidiki kasus dugaan penodaan agama yang dilakukan oleh Rizieq Shihab. Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia melaporkan Rizieq Shihab terkait dengan ceramah pemimpin FPI itu dalam situs YouTube yang dianggap melecehkan umat Kristen ke Polda Metro Jaya.

Atas ucapannya itu, Rizieq Shihab dituduhkan melanggar Pasal 156 dan 156a KUHP serta UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Selanjutnya, Argo Yuwono juga menjelaskan, kasus lain yang sedang diselidiki adalah kasus pernyataan Rizieq Shihab yang menyebut Komjen Mochamad Iriawan memiliki otak hansip.

Laporan terhadap Rizieq Shihab dilakukan oleh Eddy Soetono (62) yang merupakan seorang hansip. Laporan itu terdaftar dengan nomor LP/193/I/2017/PMJ/Dit.Reskrimsus tertanggal 12 Januari 2017.

“Ada palu arit salah satunya. (Soal otak hansip Iriawan) iya itu penyelidikan juga, tunggu saja,” jelas Argo Yuwono. [elz/cnn]

loading...