Kapolda Jateng Irjen Polisi Condro Kirono.

SEMARANG, harianpijar.com – Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah menangkap dua orang yang diduga melakukan kampanye hitam terhadap salah satu pasangan calon Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah.

Menurut Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Condro Kirono, kedua terduga pelaku melanggar Undang-undang Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

“Ada dua pelaku yang diamankan bersama mobil yang digunakan. Mereka ditangkap, di wilayah Magelang, Jawa Tengah,” kata Condro Kirono saat dikonfirmasi, di Semarang, Rabu 27 Juni 2018.

Lebih lanjut, ditegaskan Condro Kirono, selain dua orang terduga juga diamankan satu unit mobil kendaraan dinas pemerintah Jateng. Saat ini penyidik masih menyelidiki mobil tersebut.

Bahkan, menurutnya penangkapan terhadap kedua orang itu berawal dari laporan masyarakat tentang adanya pesan singkat yang masuk ke ponsel mereka selama masa tenang pilkada. Dalam pesannya, menyinggung salah satu pasangan calon.

Kemudian, laporan itu ditindaklanjuti dengan melakukan pengecekan ke Telkom. Dari penelusuran ini diketahui keberadaan kedua terduga pelaku. Namun, dirinya belum dapat merinci bentuk kampanye hitam yang dilakukan kedua pelaku.

Selanjutnya, Condro Kirono juga menjelaskan, meski mobil yang diduga merupakan mobil dinas milik pemerintah. Namun, kedua terduga pelaku bukan merupakan aparat sipil negara (ASN).

Karena, kedua orang yang diamankan ini berasal dari dua daerah berbeda. Satu orang berasal dari Klaten, dan satu orang lainnya merupakan warga Batang.

Sementara, menurut Kabid Humas Polda Jawa Kombes Pol Agus Triatmaja, dirinya membenarkan penangkapan tersebut. Bahkan, saat ini dua orang terduga tersebut dalam proses perjalanan menuju kantor polisi.

“Dua orang, masih didalami,” kata Agus Triatmaja saat dikonfirmasi media, secara terpisah. [elz/cnn]