Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan bersama Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

JAKARTA, harianpijar.com – Menghadapi pemilihan presiden (Pilpres) 2019 mendatang Partai Amanat Nasional (PAN) melakukan pertemuan dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Menurut Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan, pertemuan itu adalah tahap awal menghadapi pemilihan presiden (Pilpres) 2019 mendatang.

“Pertemuan itu tak terhindarkan, karena pilpres waktunya sebentar lagi, tinggal 45 hari lagi mulai masuk tahapannya,” kata Zulfkifli Hasan saat dikonfirmasi, di Gedung DPR/MPR RI, di Jakarta, Selasa 26 Juni 2018.

Lebih lanjut, Zulkifli Hasan menegaskan, dirinya juga menyampaikan tidak terhindarkan pula dalam pertemuan kedua tokoh politik itu membahas koalisasi politik Pilpres 2019.

Bahkan, menurutnya usai pertemuan, segala kemungkinan terkait koalisi dan siapa calon presiden serta calon wakil presiden yang dipilih PAN dan Gerindra bisa terwujud. Lain itu, PAN sendiri sudah bersepakat mengusung dirinya sebagai calon presiden (Capres).

Selain itu, Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais serta politikus senior Sutrisno Bachir juga memunyai peluang seperti dirinya.

“Ya jadi segala kemungkinan kan bisa saja, kalau dari PAN kan sudah disepakati. PAN itu gudangnya capres,” tegas Zulkifli Hasan.

“Nah kelebihan Pak Prabowo, Gerindra kan punya 73 kursi di DPR. Jadi, kalau PAN dan Gerindra berkoalisi kan cukup untuk mengusung capres dan cawapres sendiri. Kalau kami berkoalisi dengan Partai Demokrat, juga harus menambah satu partai lagi,” tandas Zulkifli Hasan. [elz/suara]

loading...