Fahri-Hamzah-1
Fahri Hamzah. (foto: Dok. Viva)

JAKARTA, harianpijar.com – Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menyambut baik pertemuan antara Ketum PAN Zulkifli Hasan dengan Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto sebagai penjajakan koalisi kedua partai.

Menurut Fahri Hamzah, PAN dan Partai Gerindra harus memiliki gagasan yang kuat sebelum memutuskan untuk berkoalisi.

“Yang penting sebenarnya kan pertarungan itu kan harus kuat idenya dulu. Karena kalau tidak dirumuskan kenapa mesti berkoalisi itu nanti lemah kan pertarungannya,” ujar Fahri Hamzah di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 25 Juni 2018.

Fahri Hamzah menilai seluruh parpol, termasuk PAN dan Partai Gerindra, harus segera membentuk koalisi untuk mengantisipasi penerapan ambang batas pencapresan atau presidential threshold sebesar 20 persen.

Meskipun saat ini, Pasal soal ambang batas tersebut tengah digugat oleh sejumlah elemen masyarakat di Mahkamah Konstitusi (MK).

“Kalau tiketnya tetap 20 persen ya harus diantisipasi bahwa kalau PAN dan Gerindra berkumpul dianggap sudah cukup ya sudah segera diumumkan,” kata Fahri Hamzah.

Dirinya mengatakan, setelah koalisi terbentuk, kedua partai harus segera membahas dan mengumumkan kombinasi capres dan cawapres. Saran tersebut berlaku juga untuk kubu pendukung Joko Widodo (Jokowi).

“Lalu kemudian siapa kombinasinya ya silakan lah dibahas. Sebab itu akan membuat masyarakat segera punya pilihan dan harapan,” pungkas Fahri Hamzah.

Seperti diketahui, Prabowo Subianto dan Zulkifli Hasan melakukan pertemuan pagi ini. Pertemuan itu berlangsung di rumah dinas Zulkifli Hasan, Jalan Widya Chandra IV, Jakarta Selatan.

Menurut Ketua DPP PAN Yandri Susanto, pertemuan itu hanya silaturahmi biasa sebagai penjajakan koalisi Partai Gerindra dan PAN dalam Pilpres 2019. Mengingat, waktu pendaftaran capres dan cawapres sudah tidak lama lagi. (ilfan/mer)

BAGIKAN
BERITA PILIHAN SPONSOR