ace-hasan-syadzily-golkar
Ketua DPP Partai Golkar Tubagus Ace Hasan Syadzily.

JAKARTA, harianpijar.com – Partai Golkar menilai sah-sah saja jika Partai Gerindra melakukan penggalangan dana untuk biaya Pemilu. Tetapi, penggalangan yang disebut dana penggalangan politik itu juga perlu dipertanyakan.

“Gerakan menggalang dana untuk perjuangan itu sah-saja. Tapi pertanyaan perjuangan untuk apa? Untuk menggalang dana kampanye pemilihan presiden?,” kata Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily saat dikonfirmasi media, Jumat 22 Juni 2018.

Menurut Ace Hasan Syadzily, setiap penggalangan dana harus bisa dipertanggungjawabkan. Terlebih lagi jika dana tersebut itu untuk Pilpres 2019 mendatang.

“Kalau kepentingan untuk itu, sabar Pak Prabowo. Tahapan Pilpres belum dimulai. Setiap penggalangan dana dari masyarakat tentu harus dapat dipertanggungjawabkan penggunaannya untuk apa,” ucap Ace Hasan Syadzily.

“Apalagi kalau tujuannya untuk kepentingan politik pencapresan beliau. Tunggu dulu, tahapan Pilpres belum mulai,” lanjut Ace Hasan Syadzily.

Sementara sebelumnya, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengumumkan program penggalangan dana untuk mendukung perjuangan politiknya dan Partai Gerindra di Pilkada dan Pemilu Serentak 2019. Lain itu, pengumuman itu disampaikan Prabowo Subianto melalui akun Facebook pribadinya pada Rabu 20 Juni 2018.

Menurut Prabowo, sistem ekonomi saat ini membuat biaya politik menjadi tinggi. Hal ini membuat banyak calon-calon pemimpin yang mencari penyandang dana. Padahal, belum tentu penyandang dana itu memiliki kesetiaan untuk bangsa dan negara Indonesia.

“Saya merancang suatu program pencari dana dari rakyat langsung dari pendukung-pendukung saya dan pendukung Gerindra. Saudara-saudara saya namakan program ini program galang perjuangan,” kata Prabowo Subianto dalam akun facebooknya. [elz/merd]

loading...