Herry-Lontung-Siregar
Herry Lontung Siregar. (foto: MI/Susanto)

JAKARTA, harianpijar.com – Sekretariat Bersama (Sekber) Indonesia bertemu dengan imam besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab di Mekkah dan membahas soal poros Mekkah vs poros Beijing.

Menanggapi hal itu, Partai Hanura mengatakan kunjungan ke Mekkah harus diutamakan untuk beribadah, bukan membuat poros politik.

“Orang pergi ke Mekkah itu beribadah, bukan bikin poros-porosan,” kata Sekjen Partai Hanura Herry Lontung Siregar kepada salah satu media, Minggu, 17 Juni 2018.

Herry Lontung Siregar menganggap poros Mekkah dan poros Beijing hanya ada di obrolan antara Sekber Indonesia dengan Rizieq Shihab saja. Kenyataannya, dua poros itu tidak ada.

“Mana ada itu. Itu kan hanya yang diceritakan saja,” tegasnya.

Meski demikian, Herry Lontung Siregar mengatakan bersilaturahmi adalah hal yang baik, termasuk silaturahmi ke Rizieq Shihab. Tak ada yang perlu dihalangi jika ada pihak yang ingin bertemu Rizieq Shihab.

“Mereka yang bersilaturahmi, silakan saja lah,” ujar Herry Lontung Siregar.

Sebelumnya, Sekjen Sekber Indonesia Muhamad Idrus mengatakan telah membahas isu poros Mekkah vs poros Beijing dengan Rizieq Shihab di Mekkah, pada Sabtu, 16 Juni 2018.

Bahkan, Sekber Indonesia akan berkoordinasi dengan ulama di bawah komando Persaudaraan Alumni (PA) 212 demi terwujudnya 2 poros itu dalam Pilpres 2019 mendatang. (nuch/det)

BAGIKAN
BERITA PILIHAN SPONSOR