Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais.

YOGYAKARTA, harianpijar.com – Pernyataan Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais yang ditujukan ke Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak perlu ditanggapi secara berlebihan.

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Daerah Istimewa Yogyakarta Eko Suwanto, melalui layanan pesan singkat, Minggu 10 Juni 2018.

Menurut Eko Suwanto, merespons beragam kritik Amien Rais yang tidak berbasis data kepada Joko Widodo (Jokowi) hanya akan membuang energi.

“Energi bangsa Indonesia lebih baik difokuskan untuk bersama-sama mengentaskan kaum miskin agar bisa hidup lebih baik, bukan sekadar melayani dendam Amien Rais,” kata Eko Suwanto.

Lebih lanjut, ditegaskan Eko Suwanto, tantangan Amien Rais ke Joko Widodo (Jokowi) untuk bersaing secara gentle di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 juga tak perlu direspons berlebihan. Karena, Amien Rais bahkan kesulitan saat berupaya memenangkan duet Prabowo Subianto-Hatta Radjasa pada Pilpres 2014 lalu.

“Bahkan Prabowo-Hatta kalah di TPS (tempat pemungutan suara-red) lokasi Amien mencoblos. Ada masalah apa kok Pak Amien kalah di TPS sendiri. Apa karena tidak akur dengan tetangga,” tegas Eko Suwanto yang anggota legislatif PDIP di DPRD DIY itu.

Selanjutnya, Eko Suwanto menjelaskan, dirinya memerinci hasil coblosan di TPS106 Kelurahan Condong Catur, Depok, Sleman tempat Amien Rais menggunakan hak pilih di Pilpres 2014. Saat itu, Prabowo-Hatta hanya meraih 101 suara.

Sementara, duet Joko Widodo-Jusuf Kala, meraih 138 suara di TPS tempat Amien mencoblos. “Lha di TPS sendiri saja kalah kok sombong,” jelas Eko Suwanto.

Selain itu, dikataka Eko Suwanto, manuver Amien Rais selama ini yang menyerang Joko Widodo (Jokowi) secara personal juga bukanlah hal elok.

“Di saat yang dibutuhkan adalah kerja bersama seluruh elemen bangsa, kritik dalam demokrasi adalah vitamin. Tapi kalau yang disodorkan adalah racun demokrasi, ya harus diabaikan saja,” ujar Eko Suwanto.

Sebelumnya diketahui, Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais menyebut, partainya akan mengusung kader sendiri sebagai capres di Pilpres 2019. Nama-nama kader PAN yang dipertimbangkan antara lain Zulkifli Hasan, Sutrisno Bachir dan Hatta Rajasa.

“Nama yang keempat Mbah Amien Rais,” kata Amien Rais saat menghadiri acara buka puasa DPP PAN di rumah Zulkifli Hasan, Sabtu 9 Juni 2018 baru lalu.

loading...