SBY
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). (foto: Liputan6/Johan Tallo)

JAKARTA, harianpijar.com – Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta masyarakat untuk tidak membenturkan agama Islam dengan Pancasila. Selain itu, dirinya juga meminta Pancasila tidak dibenturkan dengan agama manapun.

“Salah satu dimensi keadilan dalam kehidupan yaitu keadilan sosial. Kita tentu tahu bahwa sila kelima keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Jadi bangsa Indonesia juga menjunjung tinggi keadilan, termasuk keadilan sosial,” ujar SBY di JCC, Jakarta Pusat, Sabtu, 9 Juni 2018.

“Karena itu saya mengajak janganlah membenturkan-benturkan Islam dengan Pancasila. Jangan, juga membenturkan Pancasila dengan agama lain,” tambahnya.

SBY mengatakan, sebagai muslim dirinya menjalankan Pancasila sekaligus menjalankan syariat Islam dalam kehidupannya. Karena, menurutnya, Islam dan Pancasila sama-sama mengatur soal keadilan sosial.

“Saya sebagai seorang muslim, saya menjalankan syariat Islam dalam kehidupan saya. Namun sekaligus menganut dasar negara Pancasila dengan sungguh-sungguh, berupaya menjalankan sila-sila Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Saya yakin itu yang ada di dalam hati pikiran saudara-saudara saya kaum muslimin dan muslimat,” kata SBY.

Dirinya berpesan agar Pancasila benar-benar diimplementasikan terutama sila kelima, yang berbunyi ‘Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia’.

SBY meminta supaya tidak ada yang makmur sendiri, namun harus saling membantu sama lain.

“Jangan kaya makmur sendiri, jangan hanya kekayaan dan kemakmuran ini dinikmati oleh kelompok tertentu saja. Apalagi jika mereka tidak mau berbagi tidak dan sama sekali tidak memiliki kesetiakawanan sosial, jangan lah yang kuat hanya ingin menang sendiri,” ujarnya. (nuch/det)

BAGIKAN
BERITA PILIHAN SPONSOR