Mardani-Ali-Sera
Mardani Ali Sera. (foto: dok. PKS)

JAKARTA, harianpijar.com – Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera mengatakan Partai Demokrat masih terus berupaya mengajak partainya untuk membentuk poros ketiga di Pilpres 2019.

Menurut Mardani Ali Sera, dalam komunikasinya, Partai Demokrat ingin menghadirkan figur baru.

“(Partai Demokrat ingin membentuk) poros ketiga. Dengan tawaran figur yang lebih muda. Kan gini, positioning Demokrat ingin presidennya orang muda,” ujar Mardani Ali Sera di gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu, 6 Juni 2018.

Lebih lanjut Mardani Ali Sera mengatakan, secara halus, Partai Demokrat berharap Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto tidak maju sebagai capres di Pilpres 2019. Karena, menurutnya, Partai Demokrat ingin menghadirkan capres muda.

“Prabowo secara agak halus diharapkan tidak maju oleh Demokrat. Ini proposal baru dan perlu dikaji,” kata Mardani Ali Sera.

Menurut Mardani Ali Sera, ada sejumlah nama figur muda yang ditawarkan oleh Partai Demokrat. Namun, dirinya tak mau membeberkan itu secara rinci.

“Ada banyak,” sebutnya.

Selain itu, Mardani Ali Sera mengatakan, PKS sendiri, membuka semua opsi yang masuk ke partainya. Meski demikian, dirinya mengaku koalisi PKS dengan Gerindra akan lebih diutamakan dibanding tawaran lain.

“Posisinya di bawah koalisi dengan Gerindra. Karena dengan Gerindra kami sudah matang,” ujar Mardani Ali Sera.

“Pokoknya posisi PKS sekarang, PKS ingin kadernya jadi cawapres,” tambahnya.

Seperti diketahui, hingga saat ini Partai Demokrat masih meyakini kemungkinan adanya poros ketiga. Di sisi lain, PKS masih terus menunjukkan sinyal kuat merapat ke koalisi Partai Gerindra, tapi belum mendeklarasikan secara resmi.

Salah satu yang menjadi penyebab belum pastinya sikap PKS, karena mereka menginginkan posisi cawapres sebagai syarat koalisi.

Bahkan, PKS juga sudah menyodorkan 9 nama kadernya kepada Partai Gerindra. Namun, hingga saat ini, Partai Gerindra belum menentukan apakah akan mengakomodasi syarat dari PKS itu. (ilfan/det)

loading...