Yaqut-Cholil-Qoumas
Yaqut Cholil Qoumas.

JAKARTA, harianpijar.com – Ketua Umum GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas berbicara soal wacana pertemuan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais.

Yaqut Cholil Qoumas menilai pertemuan itu sebaiknya tidak perlu dilakukan dalam situasi seperti sekarang ini.

“Kalau menurut saya mending enggak usah ketemu dalam situasi sekarang ini, nanti setelah pilpres boleh lah. Kalau sekarang-sekarang ini sebaiknya jangan,” ujar Yaqut Cholil Qoumas saat ditemui setelah penandatanganan kerja sama GP Ansor dengan PT Medco Energi Internasional Tbk di Griya Jenggala, Jakarta Selatan, Selasa, 5 Juni 2018.

Selanjutnya, Yaqut Cholil Qoumas menambahkan, terlebih Amien Rais menginginkan pertemuan itu dilakukan di kediamannya di Yogyakarta. Amien Rais disebut enggan mendatangi Istana karena khawatir akan dinilai buruk oleh pihak lain.

Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, hal yang sama juga bisa terjadi terhadap Presiden Jokowi jika dirinya yang mendatangi Amien Rais di kediamannya.

“Makanya, apakah itu tidak akan terjadi sebaliknya jika Jokowi yang datang? Kalau saya jadi Pak Jokowi, saya tidak akan menemui Amien di Jogja. Kalau Amien mau datang ke Istana, ya terima saja dengan baik. Kalau ke Jogja untuk apa pula? Nanti malah (pertemuan itu) dipelintir-pelintir enggak karu-karuan,” ungkap Yaqut Cholil Qoumas.

Karena itu, menurut Yaqut Cholil Qoumas, silaturahmi antara Presiden Jokowi dan Amien Rais bisa dilakukan tanpa harus ada pertemuan. Misalnya berkomunikasi dan saling menghubungi lewat sambungan telepon.

Sebelumnya, Amien Rais mengungkapkan soal adanya pihak-pihak yang ingin mempertemukan dirinya dengan Presiden Jokowi. Amien Rais pun siap, asal pertemuan tersebut tidak dilakukan di Istana Negara.

“Kalau diundang, saya tidak mau ya. Nanti dijungkirbalikan, ‘Amien Rais sudah sowan ke Istana, dapat apa dia?’ Saya enggak mau. (Presiden Jokowi) Datanglah ke Amien Rais, rakyat biasa, enggak ada masalah,” kata Amien Rais, Rabu 30 Mei 2018 lalu. (ilfan/kum/cnn)