Inas-Nasrullah-Zubir
Inas Nasrullah Zubir. (foto: dok. kumparan)

JAKARTA, harianpijar.com – Partai Gerindra mengatakan partai koalisi pengusung Joko Widodo (Jokowi) panik. Karena itu, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais ingin bertemu dengan Rizieq Shihab di Mekkah.

Menanggapi hal itu, Partai Hanura yang merupakan salah satu partai koalisi Jokowi menyebut Prabowo Subianto sedang panik.

“Siapa yang panik sih, justru kita melihat bahwa Prabowo yang panik karena dia hanya di urutan kedua dan Rizieq di urutan pertama dalam rekomendasi Alumni 212,” kata Ketua DPP Partai Hanura Inas Nasrullah Zubir kepada awak media, Sabtu, 2 Juni 2018.

Selain itu, Inas Nasrullah Zubir menduga ada motif tertentu terkait umrah Prabowo Subianto. Menurutnya, Prabowo Subianto sedang merayu Rizieq Shihab agar pemimpin Front Pembela Islam (FPI) itu tak jadi maju ke Pilpres 2019.

“Kita menduga bahwa Prabowo sedang berupaya merayu Rizieq agar mundur,” ujarnya.

Sebelumnya, Prabowo Subianto, Amien Rais, dan elite PKS akan bertemu Rizieq Shihab di sela-sela ibadah umrah di Mekkah. Partai Gerindra menyebut ada kepanikan dari koalisi Jokowi terkait pertemuan tersebut.

“Ini jadi heboh dari pihak Istana dan parpol koalisi karena panik, ya. Pak Prabowo ketemu, tokoh-tokoh itu ketemu Habib Rizieq sebagai imam besar umat Islam, Pak Prabowo capresnya umat Islam. Ini yang mungkin kekhawatiran mereka,” kata anggota Badan Komunikasi DPP Partai Gerindra Andre Rosiade. (ilfan/det)

BAGIKAN
BERITA PILIHAN SPONSOR