Ace-Hasan-Syadzily
Ace Hasan Syadzily. (foto: Screenshot YouTube)

JAKARTA, harianpijar.com – Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais hari ini dijadwalkan berangkat ke Mekkah untuk menjalani ibadah umrah.

Keberangkatan Prabowo Subianto dan Amien Rais menjadi sorotan, saat mereka dikabarkan akan bertemu imam besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab di sela umrah.

Menanggapi hal itu, Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily berharap keduanya tidak memiliki niatan apapun dalam menjalani ibadah umrah kali ini.

Dirinya menambahkan, selepas Prabowo Subianto dan Amien Rais pulang ke Indonesia diharapkan bisa menurunkan tensi politik saat ini jelang Pemilu 2019.

“Semoga betul-betul diniatkan sebagai ibadah kepada Allah. Setelah beliau pulang dari sana tercipta kedamaian semangat religiusitas yang tinggi sehingga bisa meredakan tensi politik di Indonesia menjelang pemilu 2019,” kata Ace Hasan Syadzily di kantor DPD I Partai Golkar, Jakarta Pusat, Jumat, 1 Juni 2018.

Senada dengan Ace Hasan Syadzily, Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV Bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi Kantor Staf Presiden Ali Mochtar Ngabalin meminta agar keberangkatan umrah kali ini tidak dibumbui dengan politik, termasuk saat bertemu dengan Rizieq Shihab.

Menurut Ali Mochtar Ngabalin, membahas strategi politik saat menunaikan ibadah itu kurang baik untuk dilakukan.

“Jadi kalau dihubungkan dengan kepentingan bertemu imam besar kita Habib Rizieq untuk politik praktis kurang bagus di tanah air,” ujar Ali Mochtar Ngabalin.

Sebelumnya, dikonfirmasi secara terpisah, Waketum PAN Taufik Kurniawan mengamini Amien Rais dan Prabowo Subianto akan bersama-sama menjalani ibadah umrah.

Bahkan, dirinya tidak menampik jika keduanya kemungkinan akan membahas politik. Taufik Kurniawan menilai hal itu merupakan suatu hal yang wajar.

“Kalau kemudian berbicara politik ya juga wajar saja kemudian background para ketemu itu background-nya adalah seorang politisi, tokoh, dan negarawan,” tuturnya. (ilfan/mer)