Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Suhardi Alius.

JAKARTA, harianpijar.com – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) telah menyampaikan hasil pemetaan terhadap sejumlah perguruan tinggi negeri (PTN) yang terpapar radikalisme kepad Menteri Riset, Teknolgi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) M Nasir.

Menurut Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komisaris Jenderal (Komjen) Suhardi Alius, sebelumnya pihaknya sudah berkomunikasi dengan Menteri Riset, Teknolgi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) M Nasir, terkait hal tersebut.

Bahkan, dirinya bersama Menristekdikti M Nasir sudah melakukan pemetaan dan langkah-langkah untuk mengatasi persoalan tersebut ke depannya.

“Menristekdikti langsung saya telepon ‘pak mari kita petakan sama-sama, ada langkah-langkah’,” kata Suhardi Alius kepada awak media usai rapat kerja dengan Komisi III DPR di gedung parlemen, Jakarta, Rabu 30 Mei 2018 kemarin.

Selanjutnya, Suhardi Alius juga menjelaskan, di PTN ada 10 organ seperti rektor, wakil rektor, dekan, alumni kemahasiswaan, Badan Eksekutif Mahasiswa, yang harus dilibatkan secara aktif dan bersama-sama untuk mengatasi persoalan tersebut.

“Yang penting bisa mencoba menyebarkan kedamaianlah. Jadi, saya sudah kerja sama, dan saya sudah telepon langsung dengan Pak Menristekdikti,” jelas Suhardi Alius.

Sementara, dlam rapat kerja (Raker) tersebut, Anggota Komisi III DPR Hinca Panjaitan mempertanyakan klaim BNPT bahwa ada tujuh PTN yang terpapar radikalisme.

loading...