Achmad-Baidowi
Achmad Baidowi. (foto: dok. tribunnews)

JAKARTA, harianpijar.com – Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan menjadi pemimpin yang dilengserkan Allah.

Menanggapi hal itu, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menyindir Amien Rais yang gagal melenggang ke kursi RI-1 ketika maju di Pilpres 2004 lalu.

“Tinggal dites saja seberapa besar pengaruh Pak Amien Rais. Pilpres 2004 juga ikut kontestasi langsung hasilnya begitu, apalagi tidak ikut sebagai peserta pilpres,” ujar Wakil Sekretaris Jenderal PPP Achmad Baidowi (Awiek) kepada awak media, Rabu, 30 Mei 2018.

Seperti diketahui, pada Pilpres 2004 lalu, Amien Rais maju sebagai capres berpasangan dengan Siswono Yudo Husodo. Tetapi, mereka dikalahkan oleh pasangan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Jusuf Kalla (JK).

Lebih lanjut, Awiek pun mengingatkan Amien Rais agar bersikap lebih bijak dan santun. Menurutnya, Amien Rais tidak perlu terus-menerus melontarkan peluru panas untuk menyerang Presiden Jokowi. Terlebih, serangan itu disampaikan saat mengisi ceramah di masjid.

“Sebaiknya sebagai tokoh senior gaya politiknya lebih bijak dan santun agar menjadi contoh yang baik bagi generasi berikutnya,” kata Awiek.

“Soal Pak Amien Rais tidak suka ke Jokowi, ya, silakan saja nanti berjuang ketika tahapan pencalonan pilpres sudah dibuka. Ndak perlu koar-koar sekarang, apalagi memanfaatkan momentum pengajian digunakan politik praktis,” lanjutnya.

Sebelumnya, Amien Rais mengatakan Presiden Jokowi akan menjadi pemimpin yang dilengserkan Allah. Karena, menurutnya, Presiden Jokowi salah langkah hingga melakukan blunder.

Hal itu disampaikan Amien Rais dalam sambutannya di acara Rakornas Persaudaraan Alumni (PA) 212 yang digelar di Aula Sarbini, Taman Wiladatika, Cibubur, Jakarta Timur, pada Selasa, 29 Mei 2018.

“Kita melihat secara jelas, kita perhatikan pemimpin yang akan dilengserkan Allah itu biasanya langkahnya dari salah ke keliru, dari keliru ke blunder, salah lagi dan seterusnya,” ujar Amien Rais sembari menunjuk foto Presiden Jokowi yang ada di dinding aula. (ilfan/det)

loading...