Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jazuli Juwaini.

JAKARTA, harianpijar.com – Anggota Komisi I DPR dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jazuli Juwaini mengharapkan payung hukum (UU Antiteroris-red) baru itu bisa mengefektifkan upaya pemberantasan terorisme harus bisa sampai ke akar-akarnya.

“Kami semua berharap teroris dapat ditumpas sampai ke akar-akarnya,” kata Jazuli Juwaini, di Jakarta, Sabtu 26 Mei 2018.

Menurut Jazuli Juwaini, apa pun motif perbuatan teroris harus ditumpas sehingga seluruh rakyat merasa aman dan negara terlindungi. Karena itu, seluruh aparat negara baik intelijen, kepolisian, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) maupun Tentara Nasional Indonesia (TNI) harus bersinergi memberantas terorisme secara terukur, akuntabel dan tetap menjunjung supremasi hukum.

“Melalui UU ini kami tegaskan tidak ada tempat bagi terorisme di negara kita,” ucap Jazuli Juwaini.

Sementara diketahui, pada Jumat 25 Mei 2018 rapat paripurna DPR menyetujui  Revisi UU 15 tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Terorisme menjadi UU Antiterorisme. Seluruh fraksi di DPR dan pemerintah menyepakati pasal-pasal  termasuk tentang definiasi terorisme yang mancakup tujuan politik, ideologi, dan gangguan keamanan negara.

“Kami di DPR akhirnya mencapai kesepakatan terbaik untuk menghadirkan UU Pemberantasan Terorisme yang lebih efektif dengan tetap menjujung tinggi supremasi hukum,” ujar Jazuli Juwaini yang juga Ketua Fraksi PKS DPR itu.

Sedangkan, Pemerintah dan DPR yang baru saja menyetujui Rancangan Undang-undang (RUU) Antiterorisme menjadi UU, mengharapkan payung hukum baru itu bisa mengefektifkan upaya pemberantasan terorisme sampai ke akar-akarnya.