Presiden-Joko-Widodo
Presiden Joko Widodo. (foto: Reuters/Darren Whiteside)

JAKARTA, harianpijar.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) dinilai tidak perlu mengaktifkan kembali Komando Operasi Khusus Gabungan (Koopssusgab) untuk menangani maraknya kasus teror bom yang terjadi di berbagai daerah.

Menurut Center for Budget Analysis (CBA), pihaknya menilai Polri, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan Badan Intelijen Negara (BIN) sejauh ini tampaknya masih sanggup menangani serangkaian aksi terorisme yang terjadi.

“Terkait usulan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko agar mengaktifkan Koopssusgab, menurut kami tidak diperlukan,” ujar Koordinator Investigasi CBA Jajang Nurjaman di Jakarta, Kamis, 17 Mei 2018.

Lebih lanjut, Jajang Nurjaman mengatakan, Presiden Jokowi lebih baik memaksimalkan kinerja Polri, BNPT dan BIN yang selama ini menangani aksi terorisme.

“Jadi, daripada mengikuti usulan ‘genit’ Moeldoko yang hanya akan menambah beban APBN, lebih baik memaksimalkan peran Polri, BNPT dan BIN,” tandasnya. (ilfan/jpn)

loading...