Kombes-Frans-Barung-Mangera
Kombes Frans Barung Mangera. (foto: google images)

SURABAYA, harianpijar.com – Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur merilis identitas terduga teroris yang ditangkap dan dilumpuhkan dalam tiga hari terakhir. Hasilnya, sebanyak 18 orang ditangkap oleh tim Densus 88.

Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Frans Barung Mangera mengatakan, 18 orang yang ditangkap itu kini sudah diamankan di Mako Detasemen Gegana.

“Semua diamankan di Mako Detasemen Gegana sebanyak 18 orang. Rinciannya 14 terduga teroris, 3 orang saksi dan 1 orang anak balita,” jelas Kombes Frans Barung Mangera di Mapolda Jawa Timur, Surabaya, Rabu, 16 Mei 2018.

Adapun nama-nama 18 orang yang ditangkap itu adalah sebagai berikut:

1. Rizky Ardian Sulanjana, ditangkap saat pulang kerja di depan Graha pena pada Senin, 14 Mei 2018, sekitar pukul 16.00 WIB.
2. Abdullah Mashuri, ditangkap di Jalan Sidotopo Lor, Surabaya, saat mengirim roti pada Senin, 14 Mei 2018, sekitar pukul 08.00 WIB.
3. Miftahul Munif, ditangkap saat akan berangkat kerja di bawah Jembatan Suramadu pada Senin, 14 Mei 2018, pukul 08.30 WIB.
4. Boy Arfianza, ditangkap di rumahnya di daerah Lebak Rejo Utara 7/47, Kenjeran, Surabaya, Senin, 14 Mei 2018, pukul 12.30 WIB.
5. Agus Satrio Widodo, ditangkap di rumah kontrakan RT 02/RW 02, Kel. Urangagung, Sidoarjo bersama Ilham Fauzan (sudah meninggal) pada Senin, 14 Mei 2018, pukul 07.30 WIB.
6. Damayanti (istri Agus Satrio Widodo), ditangkap bersama dengan Agus Widodo, Ilham Fauzan dan Bety Rinawati Brojo di rumah kontrakan Agus Widodo pada Senin, 14 Mei 2018.
7. Bety Rinawati Brojo, ditangkap bersama dengan Agus Widodo, Ilham Fauzan dan Damayanti di rumah kontrakan Agus Widodo pada hari Senin, 14 Mei 2018.
8. Abdul Kahfi, ditangkap saat pulang kerja dari pasar Pandaan di Jalan Juanda, Jogosari, Pandaan, Pasuruan pada Selasa, 15 Mei 2018.
9. Kristianto/Abi, ditangkap pada perjalanan di Jalan Tenaga, Turirejo, Kepuharjo, Karangploso, Malang pada Selasa, 15 Mei 2018, sekitar pukul 08.30 WIB.
10. Wahyu Mega Wijayanti (istri Samsul Arifin atau Abu Umar), ditangkap di rumah kontrakan pada Selasa, 15 Mei 2018, sekira pukul 03.00 WIB bersama Samsul Arifin.
11. Syaqif Constantin Arsalan, ditangkap saat keluar rumah di Pucang Indah Lestari IV Jalan Srikaya A-28 RT.8/RW.2 Kebonagung, Purworejo, Pasuruan pada Selasa, 15 Mei 2018.
12. Samsul Arifin atau Abu Umar, ditangkap di rumah kontrakan Selasa, 15 Mei 2018, pukul 03.00 WIB bersama istrinya.
13. Emil Lestari (istri Ilham Fauzan) dan 1 orang anak umur 1 tahunan, diamankan pada saat penggeledahan rumah Ilham Fauzan pada hari Selasa, 15 Mei 2018 sekitar pukul 19.30 WIB.
14. Suyanti (perempuan/istri Dedi Sulistiantono), diamankan pada saat penggeledahan rumah Ilham Fauzan pada Selasa, 15 Mei 2018 sekitar pukul 19.30 WIB.
15. Ilham Fauzan atau Wicang (meninggal), ditangkap di rumah kontrakan Agus Widodo sata mengantar paket bom ke rumah Agus Widodo.
16. Budi Satrio, (meninggal dunia) melawan saat hendak ditangkap di rumah daerah Perum Puri Maharani blok A 3 no.A411, Masangan wetan, Sukodono, Sidoarjo hari Senin, 14 Mei 2018 sekira pukul 07.30 WIB.
17. Dedi Sulistiantono (meninggal dunia), ditangkap di Manukan kulon blok 19H/19, RT 11/RW 03, Manukan Kulon, Tandes, Surabaya. Pelaku melawan dengan senjata tajam saat berusaha ditangkap di rumah kos pada Selasa, 15 Mei 2018 sekitar pukul 17.20 WIB.
18. Anak balita yang tidak disebutkan namanya.

Selain itu, aparat kepolisian juga telah melepas beberapa terduga teroris yang tidak terbukti memiliki bom atau terlibat dalam jaringan teroris.

Mereka adalah Arifin dan istrinya Ida, warga Jalan Kapi Sraba XI, Pakis, Kabupaten Malang. Serta warga Lebak Rejo yang sempat menjadi saksi yaitu Boy Arfiansyah (29) dan Deniar Faurizal (28). (nuch/det)

loading...