Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Frans Barung Mangera.

SURABAYA, harianpijar.com – Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur menyampaikan korban tewas dalam ledakan bom di tiga gereja menjadi 13 orang. Lain itu, ada 41 orang lainnya mengalami luka-luka.

“Ada 13 orang meninggal,” kata Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Frans Barung Mangera saat dikonfirmasi, Minggu 13 Mei 2018.

Menurut Frans Barung Mangera, seluruh korban saat ini tengah dirawat di sejumlah rumah sakit. Sementara, pada papan pengumuman Rumah Sakit dr Soetomo tertulis, ada enam pasien yang ditangani. Empat orang segera menjalani operasi oleh tim kedokteran. Satu orang meninggal dan seorang lagi diperbolehkan pulang.

Berdasarkan data terkumpul, keenam korban bom gereja tersebut, yakni Miss X dari Gereja Santa Maria Tak Bercela Ngagel; Ahmad Nurhadi dari Gereja Santa Maria Tak Bercela Ngagel; Martha Jumani dari Gereja Pantekosta, Jalan Arjuna Surabaya, Giri dari Gereja Pantekosta, Jalan Arjuna Surabaya, Sonia dari Gereja Santa Maria Tak Bercela; dan Miss X dari Gereja Santa Maria Tak Bercela.

SUMBERMerdeka
BAGIKAN
BERITA PILIHAN SPONSOR