Neymar
Neymar. (foto: instagram/neymarjr)

harianpijar.com – Pemain PSG Neymar merasa perlu mengatasi trauma karena cedera kakinya yang patah, agar dapat tampil maksimal bersama Brazil di Piala Dunia 2018.

Seperti diketahui, penyerang asal Brazil itu mengalami patah di kaki kanannya dan harus menjalani operasi. Cedera tersebut ia dapat pada pertandingan PSG melawan Marseille, pada 25 Februari lalu.

Neymar berharap ia dapat pulih tepat waktu agar bisa bermain pada laga menghadapi Swiss, 17 Juni 2018 mendatang. Namun, saat ini ia diselimuti keraguan terhadap mentalnya setelah cedera.

“Semuanya berjalan baik, terima kasih Tuhan, tetapi selalu ada ketakutan ini ketika Anda kembali,” ujar Neymar di saluran Youtube Zico.

“Aku harus menyingkirkan rasa takut itu sesegera mungkin untuk tiba di Piala Dunia.”

Neymar mengejutkan semua pihak dengan transfernya. Tetapi belakangan beredar kabar terkait kepindahannya menuju Real Madrid.

Neymar pun mengakui akan kerinduannya terhadap klub lamanya, di mana ia berhasil meraih treble winner bersama Barcelona pada 2015, dan juga mengenai hubungannya dengan Lionel Messi dan Luis Suarez.

“Ada permainan di mana saya menggiring beberapa pemain dan kemudian memberikan umpan,” kata Neymar.

“Messi menggiring beberapa pemain dalam permainan lain dan dia (Suarez) mencoba melakukan hal yang sama dan kemudian umpan backflip.”

“Kami (Neymar dan Messi) mulai menertawakannya. Kami sangat akrab sehingga kami bisa saling menertawakan satu sama lain ketika orang tidak bisa melakukan sesuatu. Dan kemudian dia tiba di ruang ganti dan berkata ‘Yah, saya melihat Anda menggiring bola dan saya mencoba melakukan hal yang sama’.”

“Persahabatan yang kami miliki adalah sesuatu yang sangat indah. Apa yang saya rindukan dari Barcelona dan tentang Barcelona adalah dua hal ini, karena sukacita yang kami miliki setiap hari,” imbuhnya. (adit/sky)

BAGIKAN
BERITA PILIHAN SPONSOR