Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat menghadiri Harlah Al-Khairiyah ke-93 sekaligus silaturahim dengan seribu ulama Banten.

JAKARTA, harianpijar.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah membuka Konferensi Ulama Trilateral Afghanistan, Indonesia, dan Pakistan di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat.

Menurut Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma’ruf Amin, Joko Widodo (Jokowi) punya perhatian besar untuk mendamaikan Afghanistan.

“Luar biasa, belum pernah Afghanistan berkumpul dari semua faksi termasuk Pakistan, Indonesia. Ini kepiawaian beliau (Jokowi-red),” kata Ma’ruf Amin saat dikonfirmasi, di kantor PB Al Khairiyah Citangkil, Cilegon, Jumat 11 Mei 2018.

Lebih lanjut, Ma’ruf Amin menegaskan, Afghanistan sudah terpecah belah selama kurang lebih 40 tahun. Sejumlah negara seperti Arab Saudi, Amerika Serikat, maupun OKI (Organisasi Kerja Sama Islam) sudah berusaha keras mendamaikan Afghanistan, namun gagal.

“Banyak pihak berusaha tapi tidak berhasil mendamaikan padahal seluruh Afghanistan itu muslim. Bahkan mazhabnya saja hanya satu Hanafi, suku hanya 7 tapi tidak pernah akur karena tidak ada tokoh yang bisa menyatukan mereka. Ternyata tokoh yang sekarang sedang berusaha menyatukan mereka adalah Presiden RI,” tegas Ma’ruf Amin yang juga alumni Al Khairiyah ini.

Selanjutnya, juga dijelaskan Ma’ruf Amin, dirinya juga berharap setelah pertemuan ulama Trilateral digelar seluruh faksi yang berada di Afghanistan bisa disatukan. Dengan begitu, tidak terjadi lagi pertiakain berkepanjangan di negara tersebut.

Bahkan, dirinya ingin berterus terang bahwa selama ini tidak pernah menemukan Kepala Negara yang sangat mencintai umat Islam, santri dan ulama seperti yang dilakukan Joko Widodo (Jokowi). Karena, Joko Widodo (Jokowi) adalah sosok pemimpin yang sangat mencintai umat Islam.

“Saya tidak pernah bertemu Presiden yang begitu cinta kepada umat, santri, ulama seperti yang dilakukan oleh Pak Jokowi,” jelas Ma’ruf Amin.

Sementara, juga dikatakan Ma’ruf Amin, kecintaan Joko Widodo (Jokowi) terhadap umat Islam bisa dilihat dari sikapnya yang rela menghadiri peringatan hari ulang tahun (Harlah) Al-Khairiyah ke-93 sekaligus silaturahim dengan seribu ulama Banten. Padahal, pertemuan ulama Trilateral Afghanistan, Indonesia, dan Pakistan belum selesai.

“Di sana masih ada (ulama), tapi beliau ini tamunya ditinggal, pergi ke sini demi kecintaannya terhadap Al Khairiyah dan kecintaannya terhadap ulama Banten. Luar Biasa!” ucap Ma’ruf Amin.

Selain itu, Ma’ruf Amin juga mengajak seluruh ulama Banten yang hadir, agar mendoakan Joko Widodo (Jokowi) supaya tetap sehat dan bisa menyelesaikan seluruh tugas negara.

“Mari doakan beliau agar sehat, terus bekerja, terus menyelesaikan persoalan baik nasional maupun internasional,” tandas Ma’ruf Amin.

loading...