Ketua DPP Gerindra Ahmad Riza Patria.

JAKARTA, harianpijar.com – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra menyatakan poros ketiga tidak akan terbentuk pada pemilihan presiden (Pilpres) 2019 mendatang. Hal tersebut merespon ucapan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan yang menyebut mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo merupakan figur yang bagus pada pemilihan presiden (Pilpres) 2019, pasca pertemuannya dengan Gatot Nurmantyo di Gedung DPR belum lama ini.

“Zul bilang Gatot baik TGB (Tuan Guru Bajang Zainul Majdi Gubernur NTB) baik. Betul itu. Artinya bangsa ini punya tokoh baik, kami dukung. Tapi Pak Zul juga menyampaikan sulit tercapai poros ketiga. Artinya dua poros Jokowi dan Prabowo,” kata Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria saat dikonfirmasi, di Cafe Mandailing, Lebak Bulus, Jakarta, Kamis 10 Mei 2018.

Menurut Ahmad Riza Patria, meski demikian partainya menghormati mekanisme internal PAN dalam menentukan arah Pilpres. Bahkan, partainya juga masih menunggu keputusan PAN usai mengadakan rapat kerja nasional (rakernas) usai bulan Ramadhan.

Namun, dirinya menilai seluruh partai politik (parpol) juga menunggu hasil Pilkada.

“PAN itu memang punya mekanisme internal yang harus kami hormati. Pada Rakernas sebelumnya kan mengusul Zulkifli Hasan sebagai Capres. Nanti Mei atau habis Pilkada akan Rakernas, kita lihat hasilnya. Itu akan menentukan siapa usung Capres Cawapres. Itu kami hormati,” ucap Ahmad Riza Patria.

Lebih lanjut, ditegaskan Ahmad Riza Patria, nama nama calon wakil presiden (cawapres) Prabowo Subianto juga potensial. Karena itu, menurutnya seluruh daftar nama pendamping Ketua Umum Gerindra pasti dipertimbangkan terutama elektabilitas dan dapat menumbangkan Joko Widodo (Jokowi).

“Nama beredar bagus Anies, Aher (Ahmad Heryawan), Gatot. Nama lain yang beredar siapa yang mungkin ada pendekatannya, persyaratan KPU, hasil survei, chemistry bisa kerja sama, termasuk orang yang kita yakini apabila jadi cawapres Prabowo meningkatkan elektabilitas bisa kalahkan Jokowi,” tegas Ahmad Riza Patria.

Selanjutnya, Ahmad Riza Patria menjelaskan, dirinya berpendapat saat ini pasangan calon (paslon) Capres-Cawapres tidak perlu mempersoalkan latar belakang.

“Dikotomi sipil militer sudah tak ada, semua peluang ada. Militer – Polri saja bisa. Jadi saya bilang masyarakat sudah cerdas peluangnya besar,” jelas Ahmad Riza Patria.

loading...