Syafruddin
Komjen Syafruddin. (foto: VIVA/Syaefullah)

DEPOK, harianpijar.com – Dua anggota kepolisian, yakni satu polwan dan satu polki dan dua tahanan, terluka akibat insiden yang terjadi Mako Brimob Kelapa Dua, Depok sekitar pukul 01.45 WIB, Rabu 9 Mei 2018 dini hari tadi. Bahkan, dari insiden ini 4 anggota Brimob masih disandera pelaku dan saat ini masih terjadi negosiasi.

Berdasarkan pantauan dan informasi yang terkumpul dilokasi, kejadian berawal saat petugas Densus 88 Anti-teror melakukan pemeriksaan terhadap salah serorang tahanan di ruang penyidik. Namun, beberapa saat kemudian kedua belah pihak terlibat perdebatan hingga mengundang reaksi dari tahanan lain.

Sementara, tercatat ada sembilan tahanan yang menerobos ruang penyidik dan kemudian langsung merampas dua senjata api laras panjang dan satu pistol dan keributan pun pecah. Bahkan dikabarkan dua polisi terluka, yakni satu polwan dan satu polki dan kedua korban kini menjalani perawatan di RS Bhayangkara Brimob.

Selanjutnya, seorang pria yang terlihat memakai peci warna putih itu langsung digiring ke sebuah tenda kecil yang berada di tengah lapangan utama Mako Brimob. Terlihat, para penyidik Densus 88 Anti-teror terlihat tengah berbicara seputar insiden penyerangan di sana.

Sementara, dari pihak tahanan akibat insiden ini dikabarkan ada dua orang juga yang terluka. Hingga tadi malam 4 kendaraan tempur Baracuda disiagakan di lokasi kejadian.

Selain itu, Wakapolri Komjen Syafruddin dan petinggi Mabes Polri terlihat hadir di lokasi dan masih terjadi negosiasi terkait 4 anggota Brimob disandera para pelaku.

Lebih lanjut, ditegaskan Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Mohammad Iqbal yang kebetulan berada di lokasi, membenarkan insiden tersebut. Namun, pihaknya belum dapat menjelaskan secara detail terjadinya insiden ini.

“Ya, kami membenarkan ada peristiwa. Detailnya belum bisa disampaikan,” kata M Iqbal.

loading...