Ferry-Juliantono-1
Ferry Juliantono. (foto: screenshot Youtube)

JAKARTA, harianpijar.com – Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Ferry Juliantono menepis pernyataan Aktivis ’98 Desmond J Mahesa, yang menyebut Amien Rais pecundang karena menyetujui amendemen UUD 1945 tak lama setelah reformasi.

“Amien Rais tokoh reformasi yang harus dihormati. Sejarah tahun 1998, peranan Pak Amien Rais sangat penting dan menjadi bagian yang tidak bisa dipisahkan dengan gerakan mahasiswa pada saat itu,” ujar Ferry Juliantono kepada awak media, Selasa, 8 Mei 2018.

“Pak Amien Rais-lah yang bersama tokoh-tokoh lain menunjukkan jalan perubahan sampai proses turunnya Presiden Soeharto. Pak Amien Rais, saya ingin meluruskan fakta bahwa Pak Amien Rais sama sekali bukanlah pecundang,” sambungnya.

Baca juga: Desmond J Mahesa: Amien Rais Bukan Penggerak Reformasi

Sedangkan soal amandemen UUD 1945 yang disinggung Desmond J Mahesa, Ferry Juliantono menyebut itu tak terlepas dari reformasi. Dirinya pun meminta Amien Rais tak disalahkan soal amandemen tersebut.

“Itu merupakan peristiwa pascareformasi yang menjadi salah satu di antara 6 tuntutan amanat reformasi dan menjadi tanggung jawab kita untuk meluruskan kembali amanat reformasi tersebut tanpa menimpakan tanggung jawab kesalahan pada satu orang,” ungkapnya. (nuch/det)

loading...