Ernesto-Valverde
Ernesto Valverde. (foto: Getty Images)

BARCELONA, harianpijar.com – Pelatih Barcelona Ernesto Valverde mempercayai bahwa pengenalan teknologi Video Assistant Referees (VAR) di La Liga pada musim depan akan berdampak cukup baik. Namun, dirinya mengakui masih memerlukan waktu untuk menyesuaikan diri.

Ernesto Valverde membuat wacana mengenai VAR tersebut setelah Barcelona di tahan imbang oleh rival abadi mereka, Real Madrid, dengan skor akhir 2-2 pada lanjutan La Liga.

Dirinya menilai, penggunaan VAR bisa membantu menunjukan momen-momen kontroversial dalam sebuah pertandingan.

El Clasico yang penuh dengan kejadian-kejadian mengejutkan, salah satunya adalah ketika Barcelona harus bermain dengan sepuluh orang sejak babak pertama, saat Sergi Roberto menampar Marcelo. Sedangkan, Gareth Bale terhindar dari hukuman ketika menginjak Samuel Umtiti.

Real Madrid juga merasakan kerugian atas keputusan wasit, ketika wasit tak memberi hadiah penalti atas pelanggaran yang dilakukan oleh Jordi Alba terhadap Marcelo. Dan saat Barcelona sedang berupaya mencetak gol, Luis Suarez terlihat melakukan pelanggaran terhadap Raphael Varane.

VAR sendiri akan diperkenalkan ke La Liga pada musim depan, dan Ernesto Valverde meyakini teknologi tersebut akan memiliki dampak secara signifikan terutama pada laga besar seperti El Clasico ini.

“Untungnya kami belum memiliki VAR, atau kami akan tetap bermain,” canda Ernesto Valverde dalam konferensi pers setelah pertandingan.

“Tim membuat upaya besar dengan 10 (pemain saat) melawan Madrid, kami mengatasi kesulitan itu, tetapi kami ingin menang.”

“Wasit tidak tahu siapa yang paling diuntungkan (dari keputusan), itu harus dilihat di TV. Sangat rumit untuk menjadi wasit dan kami harus memahaminya, saya datang ke sini sebagai pelatih Barca dan saya melihat segalanya menguntungkan saya.”

“Mengusir Sergi Roberto menyakiti kami dan saya kenal dia – saya ragu dia akan menyakiti (Marcelo).”

“Teknologi akan bagus untuk sepak bola, tetapi perlu waktu untuk menyesuaikan, yang penting adalah permainan memiliki ritme, pada awalnya akan rumit, tetapi ada permainan yang membutuhkannya,” sambungnya. (adit/fox)

loading...