eva-kusuma-sundari
Politikus PDIP Eva Kusuma Sundari.

JAKARTA, harianpijar.com – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menolak berkomentar soal anjloknya elektabilitas Joko Widodo (Jokowi), hal tersebut menurut hasil survei terbaru Indonesia Network Election Survey (INES).

Menurut Sekretaris Badan Pendidikan dan Pelatihan DPP PDI Perjuangan Eva Kusuma Sundari, dirinya enggan banyak komentar soal survei terbaru Indonesia Network Election Survey (INES), yang mengatakan anjloknya elektabilitas Joko Widodo (Jokowi). .

Sementara, dalam survei yang dirilis INES di Jakarta pada Minggu 6 Mei 2018 kemarin, hasilnya cukup mengejutkan karena elektabilitas Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu hanya 27,70 persen. Kalah jauh dibanding elektabilitas Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang melejit ke angka 50,20 persen.

Lebih lanjut, ditegaskan Eva Kusuma Sundari, dirinya justru menyoroti kredibilitas lembaga survei tersebut. Karena, lembaga survei INES anomali, seperti di statistik ada errornya.

Selanjutnya, ada pengakuan dari bekas direktur eksekutif bahwa INES kan alat propaganda dari Partai Gerindra. “Jadi pembahasan hasil survei tidak bisa pakai logika akademik karena tujuannya politis, kepentingan subjektif dari Partai Gerindra alias gak ilmiah,” kata Eva Kusuma Sundari kepada media, Senin 7 Mei 2018.

Selain itu, Eva Kusuma Sundari menjelaskan, apalagi INES bukan pollster yang tergabung di asosiasi lembaga survei seperti PERSEPI. Padahal, peraturan KPU lembaga survei boleh merilis survei jika terikat ke perhimpunan lembaga survei sehingga bisa dikontrol oleh Dewan Etik PERSEPI.

“Lagi pula masa menurut survei mereka enggak ada undecided voters. Semua responden sudah punya pilihan ke capres. Enggak umum,” jelas Eva Kusuma Sundari.

Karena itu, menurut Eva Kusuma Sundari, dirinya tidak mau berkomentar soal survei INES yang menempatkan bakal calon presiden (capres) petahana yang didukung mayoritas partai politik (Parpol) di Pilpres 2019 mendatang, kalah telak dari Prabowo Subianto.

“Kami berpegang pada lembaga-lembaga yang kredibel saja, dan reputasinya akuntabel. So far mereka relatif sama temuannya (soal elektabilitas Jokowi). Jadi saya no comment soal (survei) INES,” tandas Eva Kusuma Sundari yang juga politikus PDI Perjuangan itu.

loading...