Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono.

JAKARTA, harianpijar.com – Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya menegaskan arena car free day (CFD) tidak diperbolehkan untuk kegiatan yang bermuatan politik.

Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, larangan ini diatur dalam Peraturan Gubernur Nomor 12 Tahun 2016 tentang Hari Bebas Kendaraan Bermotor.

“CFD hanya bisa digunakan untuk seni budaya, olahraga, dan lingkungan hidup,” kata Argo Yuwono saat dikonfirmasi, di Polda Metro Jaya, Sabtu, 5 Mei 2018.

Lebih lanjut, ditegaskan Argo Yuwono, pelarangan itu juga terkait dengan insiden yang terjadi pekan lalu di arena CFD. Diketahui, sekelompok orang berkaos #2019GantiPresiden mengintimidasi sejumlah orang berpakaian #DiaSibukBekerja. Bahkan, insiden ini direkam kamera video dan viral setelah ditayangkan di media sosial.

Selain itu, insiden ini juga sudah masuk ke ranah hukum, karena orang-orang yang menjadi korban intimidasi melapor ke polisi. Sementara, polisi dan pemerintah daerah telah berkoordinasi untuk menegakan Pergub Nomor 12 itu.

“Kami sepakat menegakkan peraturan ini. Jika ada pihak yang melanggar peraturan tersebut maka kepolisian akan melakukan tindakan tegas. Akan dibubarkan kegiatannya,” tegas Argo Yuwono.

Sementara, menurut Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Sigit Wijatmoko, instansinya bersama dengan Satpol PP dan kepolisian akan membuat spanduk yang berisi edukasi agar masyarakat tidak menggelar kegiatan yang dilarang dalam car free day. Bahkan, spanduk-spanduk imbauan itu akan diletakkan ditempat yang bisa dilihat oleh masyarakat.

SUMBERTempo
BAGIKAN
BERITA PILIHAN SPONSOR