Jusuf-Kalla-JK
Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK). (foto: Antara Foto)

JAKARTA, harianpijar.com – Wapres Jusuf Kalla (JK) mengingatkan Polri terkait keamanan dan ketertiban di tahun politik. Menurutnya, tahun politik lebih baik disebut dengan pesta demokrasi.

“Saya juga selalu mengatakan pesta demokrasi seperti dulu, dibanding tahun politik. Tahun politik cenderung seakan-akan ada masalah. Pesta demokrasi adalah suatu kewajiban yang berjalan,” kata JK dalam sambutannya di acara Apel Kasatwil Polri 2018 di Auditorium PTIK, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat, 4 Mei 2018.

Selanjutnya, JK mengatakan, Indonesia sudah memiliki banyak pengalaman dalam pengamanan pesta demokrasi. Salah satunya seperti pengamanan Pilkada Serentak yang sudah berjalan dalam beberapa tahun belakang.

“Kita bersyukur karena aturan yang baik dan pengamanan yang baik dari pihak kepolisian dan TNI, sehingga pesta demokrasi berjalan dengan baik,” ujar JK.

“Berbeda apa yang terjadi dengan tempat lain kayak di Filipina, Pakistan. Kalau Pilkada tanpa bunuh-membunuh itu bukan pilkada bagi mereka, lalu pasti ada konflik,” tambahnya.

JK mengatakan, adanya aturan yang lebih ketat dan pengamanan yang baik dalam beberapa tahun belakang, membuat pesta demokrasi berjalan dengan tertib. Meski demikian, pihak kepolisian tetap harus waspada dan menjaga segala kemungkinan terburuk.

“Tetapi tentu kita waspada dan tentu harus dijaga. Karena tanpa hal tersebut maka juga akan menimbulkan masalah-masalah yang besar. Itu lah harapan kita semua, karena lembaga nasional atau institusi nasional yang paling lengkap dan paling melayani di mana pun di seluruh Indonesia hanya polisi,” tandasnya. (Ilfan/det)

loading...