Presiden Joko Widodo (Jokowi).

JAKARTA, harianpijar.com – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyebut posisi Presiden Joko Widodo (Jokowi) belum aman, sekalipun dari hasil survei elektabilitasnya lebih tinggi dari pesaing-pesaingnya.

Menurut Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera, dirinya menilai elektabilitas Joko Widodo (Jokowi) di angka 50 persen itu masih bisa dikalahkan.

“Pak Jokowi konstan di atas 50 persen sekarang bahkan kepuasan publiknya sekarang tertinggi di atas 70 persen,” kata Mardani Ali Sera saat dikonfirmasi, di Kawasan Menteng, Jakarta, Kamis, 3 Mei 2018.

Ditegaskan Mardani Ali Sera, ada korelasi negatif antara tingkat kepuasan publik dengan elektabilitas Joko Widodo (Jokowi). Karena, di tingkat kepuasan publik terhadap Joko Widodo (Jokowi) pada bidang ekonomi hanya 41 persen, padahal sektor ekonomi yang paling substansial.

“Ini menandakan bahwa masyarakat sudah cerdas, apa yang dicitrakan dan dipersepsikan baik, ketika berujung kepada memilih ada pertimbangan lain,” tegas Mardani Ali Sera.

Selanjutnya, Mardani Ali Sera juga menjelaskan, dirinya menduga karena hal ini Joko Widodo (Jokowi) menunjuk mantan Kepala BNN Budi Waseso sebagai Kepala Bulog yang baru. Bahkan, pada sektor ekonomi inilah yang membuat petahana tidak nyaman meski elektabilitasnya unggul.

“Siapapun yang tidak bekerja keras meyakinkan publik cuma berbekal kepada persepsi kemungkinan akan gagal,” jelas Mardani Ali Sera.

Selain itu, dikatakan Mardani Ali Sera, hingga saat ini belum ada penantang Joko Widodo (Jokowi) yang mulai bergerak. Namun, jika lawan Joko Widodo (Jokowi) sudah menyatakan diri dan mesin partai dan konsolidasi ke masyarakat, yakin elektabilitas Joko Widodo (Jokowi) akan turun drastis.

“Memang adu gagasan dan program dan kebijakan belum dilakukan, mesin politik penantang belum bergerak sehingga kami tetap yakin pak Jokowi bisa dikalahkan,” tandas Mardani Ali Sera.

SUMBERMetro
BAGIKAN
BERITA PILIHAN SPONSOR