Agus-Harimurti-Yudhoyono-AHY
Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). (foto: ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)

JAKARTA, harianpijar.com – Partai Demokrat saat ini masih belum mengambil sikap terkait Pilpres 2019. Menurut Ketua Dewan Pertimbangan Partai Demokrat Amir Syamsuddin, partainya masih berkeinginan mengusung Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai capres.

“Demokrat tetap pada posisinya saat ini. Bahwa kami yakin akan ada faktor game changer yang bisa mengubah peta dan mungkin saja ada calon alternatif atau poros ketiga, kenapa tidak,” ujar Amir Syamsuddin seusai menyimak pemaparan hasil survei terbaru dari Indikator Politik Indonesia di Cikini, Jakarta Pusat, Kamis, 3 Mei 2018.

Lebih lanjut Amir Syamsuddin mengatakan, Partai Demokrat enggan terburu-buru untuk menentukan sikap. Selain itu, partainya juga tak mau buru-buru bergabung ke dua poros yang saat ini mulai menguat, yaitu poros Prabowo Subianto atau ke poros Joko Widodo (Jokowi).

Karena, menurut Amir Syamsuddin, hal itu justru akan menguntungkan partai yang menjadi tempat bernaung kedua capres.

Amir Syamsuddin mengatakan, berdasarkan hasil surveri dari Indikator Politik Indonesia, partai pendukung Jokowi misalnya, tidak akan mendapatkan implikasi positif karena masyarakat tetap menganggap Jokowi adalah milik PDIP. Begitu juga dengan Prabowo Subianto, masyarakat menganggap Prabowo Subianto adalah Partai Gerindra.

“Kalau sekarang ada yang anggap bahwa partai yang belum tunjukkan sikap karena harus ditimbang apa manfaatnya deklarasikan dukungan pada capres yang ada. Karena efeknya hanya pada dua partai itu (PDIP dan Partai Gerindra),” kata Amir Syamsuddin.

Sebelumnya, Direktur Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi mengatakan, berdasarkan hasil survei lembaganya, nama AHY berada di posisi teratas untuk menjadi cawapres Jokowi. Dari 11 nama, AHY mendapatkan suara tertinggi dengan perolehan 22,4 persen suara.

Nama AHY juga menjadi yang terkuat kedua untuk menjadi cawapres Prabowo Subianto, yakni dengan 10,8 persen suara. AHY hanya berada di bawah Anies Baswedan dengan total suara 15,1 persen. (nuch/rep)

loading...