Ketua Majelis Syuro PKS, Salim Aljufri saat di Polda Metro jaya.

JAKARTA, harianpijar.com – Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Salim Aljufri kemarin, Rabu 2 Mei 2018 memenuhi panggilan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, untuk memberikan klarifikasi soal tuduhan fitnah dan pencemaran nama baik Fahri Hamzah yang dilakukan Presiden PKS Sohibul Iman.

Berdasarkan hasil pantauan, Salim Aljufri datang ke Polda Metro Jaya sekitar pukul 16.00 WIB, kedatangan untuk memberikan klarifikasi berkaitan dengan laporan polisi yang dialamatkan kepada Presiden PKS Sohibul Iman.

“Saya sudah memberikan klarifikasi. Insya Allah semua sudah terang,” kata Salim Al jufri saat dikonfirmasi di Polda Metro jaya.

Menurut Salim Aljufri, saat diperiksa selama 4,5 jam, dirinya menjawab 15 pertanyaan yang diajukan penyidik perihal kasus antara Presiden PKS Sohibul Iman dengan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Fahri Hamzah.

Selanjutnya, dikatakan Salim Aljufri bahwa pernyataan Presiden PKS Sohibul Iman mengenai Fahri Hamzah itu benar. “Tidak ada fitnah, tidak ada masalah pencemaran nama baik,” ucap Salim Aljufri.

Sementara diketahui, Fahri Hamzah melaporkan Presiden PKS Sohibul Iman ke Polda Metro Jaya pada 8 Maret 2018 lalu, karena dianggap melakukan fitnah dan pencemaran nama baik.

Ditegaskan Salim Aljufri, awal mula munculnya tuduhan pernyataan berbohong itu ketika dirinya meminta Fahri Hamzah untuk mundur dari jabatan Wakil Ketua DPR. “Kejadian itu tanggal 23 Oktober 2017. Waktu itu Fahri bilang iya bersedia,” tegas Salim Aljufri.

Selanjutnya, dijelaskan Salim Aljufri, waktu itu Fahri Hamzah meminta waktu satu bulan lebih untuk mempersiapkan kemundurannya. Namun, di pertengahan Desember 2017, Fahri Hamzah berubah pikiran dan mengatakan dirinya tidak siap mundur.

Kemudian, dirinya juga menceritakan hal tersebut kepada Presiden PKS Sohibul Iman. Tetapi, dalam salah satu acara talkshow di stasiun televisi swasta, Presiden PKS Sohibul Iman mengungkapkan penolakan mundur Fahri Hamzah itu.

“Sikap Fahri itu yang diungkapkan oleh Sohibul. Jadi tidak ada fitnah dalam pernyataan Sohibul,” jelas Salim Aljufri.

Sementara, menurut Salim Aljufri, dirinya sebagai Ketua Majelis Syuro PKS menanggapi pernyataan Fahri Hamzah yang mengimbau Sohibul Iman agar tidak menyeret dirinya dalam kasus ini. Namun, menurut Salim Aljufri, ketika Fahri Hamzah melaporkan Presiden PKS, dirinya otomatis akan ikut terseret.

“Kalau dia tidak lapor, ya tidak ada ke saya. Jadi bukan Sohibul yang melebar-lebarkan,” tandas Salim Aljufri.

loading...