Ilija-Spasojevic
Ilija Spasojevic. (foto: instagram/spaso_87)

BOGOR, harianpijar.com – Hingga saat ini Ilija Spasojevic belum menemukan sentuhan terbaiknya di Bali United. Belum dapat beradaptasi dengan baik menjadi alasan striker yang musim lalu mampu membawa Bhayangkara FC juara.

Striker naturalisasi Indonesia itu bergabung dengan Bali United pada awal musim 2018. Sejauh ini, dirinya baru mampu mencetak 6 gol dari keseluruhan penampilannya bersama Bali United.

1 gol dirinya cetak pada perhelatan Piala Presiden 2018, 2 gol di kualifikasi Liga Champions Asia, 2 gol di Piala AFC, dan di Liga 1 2018, Ilija Spasojevic baru berhasil mencetak 1 gol.

Menurunnya ketajamannya di depan gawang membuat Ilija Spasojevic mulai mendapatkan tekanan. Namun, mantan pemain Bhayangkara dan Persib itu mengaku akan terus bekerja keras membuat gol demi gol bagi Bali United.

“Saya masih beradaptasi di Bali United karena tidak ada tipikal pemain sayap. Itu sangat berbeda dengan di Timnas Indonesia. Saya akan berusaha yang terbaik, namun mungkin butuh waktu lebih lama dibanding dengan biasanya,” ungkap Ilija Spasojevic.

Sementara itu, bersama Timnas Indonesia pun tak jauh berbeda. Sejak dinaturalisasi pada Oktober 2017, Ilija Spasojevic baru mencetak 3 gol.

“Kalau di Timnas Indonesia tentu lebih mudah karena saya adalah target man. Saya bermain di dalam kotak penalti dan juga kehadiran pemain sayap lebih mudah. Kalau di sepak bola tentu semuanya ingin lebih baik, saya juga akan selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk Indonesia,” tuturnya. (adit/bol)

loading...