Gatot-Nurmantyo
Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo. (foto: detik/Rachman Haryanto)

JAKARTA, harianpijar.com – Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo yang berencana akan mencalonkan diri sebagai capres di Pilpres 2019 mendatang terus melakukan lobi-lobi politiknya.

Terkait hal itu, Gatot Nurmantyo berencana melakukuan pembicaraan empat mata dengan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman.

Menurut Sohibul Iman, dirinya memang telah dihubungi oleh Gatot Nurmantyo untuk melakukan pembicaraan terkait Pilpres 2019.

Bahkan, dirinya juga telah menyediakan waktu luang untuk menyanggupi permintaan mantan Panglima TNI itu. Namun, karena ada beberapa hal rencana pertemuan empat mata tersebut terpaksa ditunda.

“Dua atau tiga minggu lalu, saya beri waktu Pak Gatot ketemu saya, waktu itu hari Jumat. Tapi ternyata beliau ada keperluan lain jadi enggak bisa ketemu,” kata Sohibul Iman di kantor PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta, Kamis, 12 April 2018.

Setelah itu, dikatakan Sohibul Iman, Gatot Nurmantyo kembali menghubunginya untuk menjadwalkan ulang pertemuan. Namun, dirinya belum memastikan waktu yang tepat untuk melakukan pertemuan tersebut.

Selain itu, menurut Sohibul Iman, PKS dan relawan Gatot Nurmantyo, Relawan Selendang Putih Nusantara (RSPN), juga sudah merencanakan pertemuan.

Meskipun demikian, Sohibul Iman belum bisa memastikan apakah Gatot Nurmantyo akan menjadi kandidat cawapres dari PKS untuk diserahkan ke koalisi Partai Gerindra.

Pasalnya, seperti diketahui, PKS sendiri saat ini tengah menggodok sembilan nama kandidat cawapres definitif yang akan ditawarkan ke Partai Gerindra.

“Kalau mau dicalonkan dari PKS harus lewat mekanisme Dewan Syuro dulu. Sampai saat ini Dewan Syuro telah menetapkan sembilan nama,” jelas Sohibul Iman.

Adapun kesembilan nama tersebut antara lain Ahmad Heryawan, Anis Matta, Sohibul Iman, Hidayat Nur Wahid, Irwan Prayitno, Salim Segaf Al Jufri, Tifatul Sembiring, Al Muzzammil Yusuf, dan Mardani Ali Sera. (cnn)

BAGIKAN
BERITA PILIHAN SPONSOR