Gubernur Jambi Zumi Zola kader Partai Amanat Nasional (PAN) ditahan KPK.

JAKARTA, harianpijar.com – Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan menyatakan Gubernur Jambi Zumi Zola dipecat dari partainya usai ditahan KPK, karena kasus dugaan penerimaan gratifikasi.

“Otomatis, sudah (dipecat),” kata Zulkifli Hasan saat berkunjung ke kantor salah satu media online, di Jakarta, Senin 9 April 2018.

Menurut Zulkifli Hasan, dirinya juga mengimbau kepada seluruh kader PAN untuk mematuhi aturan hukum. Karena itu, diminta jangan sampai ada kader PAN terkena kasus korupsi.

“Seluruh kader saya perintahkan untuk taat hukum, taat aturan. Jangan main-main soal korupsi,” ujar Zulkifli Hasan yang juga Ketua MPR itu.

Ditegaskan Zulkifli Hasan, dirinya menginginkan kader PAN untuk mengambil pelajaran dari kasus yang menjerat Gubernur Jambi Zumi Zola. Bahkan, dirinya juga tidak ingin kasus tersebut terjadi kepada kader PAN lainnya.

“Terkait Zumi Zola tadi. Tentu kita semua prihatin. Sekali lagi, ini pelajaran penting, tidak boleh terulang lagi,” tegas Zulkifli Hasan.

Seperti diberitakan, Gubernur Jambi Zumi Zola ditahan KPK usai menjalani pemeriksaan. Lain itu, Zumi Zola yang menjadi tersangka dalam kasus gratifikasi untuk memuluskan pengesahan APBD 2018 itu ditahan untuk 20 hari kedepan di Rutan Cabang KPK, kaveling C-1.

Sementara, KPK menyebut Zumi Zola diduga menerima gratifikasi bersama dengan bawahannya kurang lebih Rp6 miliar. Sedangkan, saat Oparasi Tangkap Tangan (OTT) KPK mengaman uang sejumlah Rp 4,7 miliar, yang diduga ‘duit ketok’ yang digunakan untuk memuluskan pengesahan APBD 2018.

SUMBERdetik
BAGIKAN
BERITA PILIHAN SPONSOR