Gubernur Jambi Zumi Zola mengenakan rompi berwarna orange.

JAKARTA, harianpijar.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya melakukan penahanan terhadap Gubernur Jambi Zumi Zola, setelah menjalani pemeriksaan, hari ini Senin 9 April 2018.

Menurut jurubicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah, Zumi Zola ditahan selama 20 hari kedepan. “Ditahan 20 hari pertama di Rutan Cabang KPK di Kav C-1,” kata Febri Diansyah saat dikonfirmasi di Gedung KPK Jakarta.

Berdasarkan pantauan, raut muka Gubernur Jambi Zumi Zola terlihat murung saat keluar dari Gedung KPK pada pukul 18.40 WIB. Bahkan, tidak ada pernyataan yang keluar dari mulut Zumi Zola saat keluar mengenakan rompi berwarna orange tersebut.

Selanjutnya, Gubernur Jambi Zumi Zola yang datang tadi pagi sekitar pukul 09.40 WIB untuk diperiksa KPK sebagai tersangka dalam kasus Tindak Pidana Korupsi (TPK) untuk memuluskan proyek-proyek di Provinsi Jambi. Selai itu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga Zumi Zola menerima hadiah kurang lebih Rp6 miliar.

Sementara sebelumnya, Gubernur Jambi Zumi Zola juga diduga turut terlibat dalam kasus dugaan suap pengesahan Rancangan APBD Jambi 2018 yang dibongkar KPK lewat operasi tangkap tangan (OTT).

Selain itu, KPK juga sudah menetetapkan empat orang tersangka dalam kasus ‘uang ketuk’ RAPBD tersebut, tiga di antaranya bawahan Zumi Zola di Pemprov Jambi.

Keempat tersangka tersebut, yaitu Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, Erwan Malik; Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Jambi, Arfan; Asisten Daerah Bidang III Jambi Saipudin; dan Anggota DPRD Jambi dari Fraksi PAN, Supriyono.

Sedangkan, dari OTT tersebut KPK mengamankan uang sebesar Rp4,7 miliar dari total Rp6 miliar yang diduga telah disiapkan pihak Pemprov Jambi untuk anggota DPRD Jambi.

Atas perbuatannya, Gubernur Jambi Zumi Zola dijerat dengan Pasal 12B Undang-Undang Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Korupsi (UU Tipikor) juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

SUMBERCNN Indonesia
BAGIKAN
BERITA PILIHAN SPONSOR