Said-Aqil-Siroj
Ketua Umum PBNU Said Aqil Siroj. (foto: dok. Setkab)

JAKARTA, harianpijar.com – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siroj mengimbau para elite politik hendaknya berjiwa besar dalam menghadapi gelaran pesta demokrasi. Dirinya menyebut, di tahun politik ini seharusnya tidak saling hasut dan membenci satu sama lain.

Said Aqil Siroj juga meminta kepada para tokoh nasional untuk menjaga etika dalam berpendapat. Karena, menurutnya kritikan tidak dilarang asal disampaikan dengan cara yang santun.

“Pada tokoh nasional politik, mengeluarkan pendapat, mengkritik boleh, tapi dengan cara santun dan beradab,” kata Said Aqil Siroj saat Harlah NU ke-95 di Tugu Proklamasi, Jakarta, Sabtu, 7 April 2018.

Lebih lanjut Said Aqil Siroj pun mengajak para elite politik untuk merayakan pesta demokrasi dengan jiwa besar, jangan menimbulkan fitnah dan kebencian satu sama lain.

“Mari kita rayakan pesta demokrasi dengan jiwa besar, bermartabat. Jangan menimbulkan fitnah atau kebencian,” ujarnya.

Karena itu, menurut Said Aqil Siroj, menjelang Pilpres 2019 PBNU akan berperan sebagai penengah di tengah kontestasi dan panasnya suhu politik. Bahkan, PBNU juga akan selalu menjadi perekat bangsa.

Dirinya menjamin PBNU akan bersikap netral dan tidak akan condong kepada poros politik dan partai tertentu. “Kegaduhan di situ perannya NU. Kata Gusdur sebagai satpam bangsa,” tandas Said Aqil Siroj. (met)