Jokowi
Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat berpidato di depan ribuan relawan di Bogor, Jawa Barat, Sabtu, 7 April 2018. (foto: Kompas/Fabian Januarius Kuwado)

JAKARTA, harianpijar.com – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menilai Joko Widodo (Jokowi) akhirnya mulai angkat bicara soal tudingan isu antek asing hingga utang negara yang ditujukan ke dirinya.

Menurut Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PKB Daniel Johan, hal itu dilakukan Jokowi sebagai bentuk pemberi semangat kepada relawannya.

“Ya, kan ketemu bicaranya di depan sukarelawan. Jadi memang memberikan semangat ke relawan supaya bergerak kenceng,” kata Daniel Johan saat dikonfirmasi, Sabtu, 7 April 2018 tadi malam.

Lebih lanjut Daniel Johan juga membenarkan jika saat ini Jokowi memang makin mantap menatap Pilpres 2019. Diketahui, ada lima partai politik yakni PDIP, Partai Golkar, Partai NasDem, Partai Hanura, dan PPP yang menyatakan memberikan dukungannya.

“Sangatlah, pasti panas kan nggak mungkin 5 partai sudah memberi dukungan. Pak Jokowi pasti ya percaya diri untuk maju,” ujarnya.

Menurut Daniel Johan, aksi yang dilakukan Jokowi itu sebagai pertanda dirinya siap maju sebagai calon presiden (capres) di Pilpres 2019. “Maksudnya kita mulai, ‘Yuk kita mulai start!’,” jelas Daniel Johan.

Seperti diberitakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak hanya menjawab soal isu antek asing dan PKI, dirinya juga menjawab soal isu utang negara hingga gerakan #2019GantiPresiden.

Bahkan, Jokowi juga menanggapi soal pernyataan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto soal Indonesia bubar pada 2030.

“Sekarang isunya ganti lagi, isu kaus. #GantiPresiden2019 pakai kaus. Masak kaus bisa ganti presiden. Yang bisa ganti presiden itu rakyat,” kata Jokowi dalam Konvensi Nasional Galang Kemajuan 2018 yang dihadiri oleh ribuan relawannya, di Ballroom Puri Begawan, Bogor, Sabtu, 7 April 2018. (det)

loading...