Andreas-Hugo-Pareira
Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira.

JAKARTA, harianpijar.com – Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira menilai rancangan Peraturan KPU (PKPU) yang menyatakan hanya logo partai pengusung capres yang akan masuk surat suara di Pilpres 2019, itu sudah fair (adil).

Menurut Andreas Hugo Pareira, keputusan tersebut telah melewati pertimbangan yuridis formal. Karena itu, partai baru pendukung capres tersebut belum berhak untuk mengusung capres pada 2019.

“Saya kira pertimbangan ini cukup fair. Pasti pertimbangan berdasarkan yuridis formal partai-partai baru ini belum berhak mengusung capres pada 2019, karena basis persyaratan minimal 20% pengusungan adalah hasil Pileg 2014,” kata Andreas Hugo Pareira saat dikonfirmasi, Kamis 5 April 2018.

Namun, ditegaskan Andreas Huga Pareira, meski belum bisa mengusung capres, partai-partai baru itu bisa memberi dukungan dengan cara lain, bisa saja membantu materiel bagi capres yang dijagokannya.

“Namun dukungan secara materiel dari parpol baru tetap bisa diberikan pada capres di 2019,” tegas Andreas Hugo Pareira.

Sementara, menurut komisioner KPU Wahyu Setiawan, terdapat perbedaan bagi partai pengusung dan partai pendukung dalam surat suara pilpres. Nantinya hanya logo partai pengusung yang dapat dimasukkan dalam surat suara.

“Bagi partai politik pengusung, logo partai masuk dalam surat suara pilpres, tetapi bagi partai politik pendukung, gambar partai politiknya tidak termasuk dalam surat suara pilpres,” kata Wahyu Setiawan.

loading...