calon-jamaah-umrah
Ilustrasi. (foto: Antara/Aloysius Jarot Nugroho)

JAKARTA, harianpijar.com – Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) meminta Kementerian Agama (Kemenag) mengambil sikap tegas dengan mencabut izin biro perjalanan umrah yang telah melakukan penipuan terhadap para jamaahnya.

Ketua PP Bamusi Faozan Amar mengatakan, Kemenag juga perlu mendesak biro perjalanan umrah tersebut mengembalikan seluruh hak calon jamaah sesuai dengan ketentuan undang-undang yang berlaku.

“Kementerian Agama perlu melakukan muhasabah dalam melakukan fungsi regulasi dan pengawasan terhadap biro perjalanan umrah secara menyeluruh. Sehingga kasus kejahatan penipuan calon jamaah umrah tidak terulang kembali,” ujar Faozan Amar dalam keterangan persnya, Sabtu, 31 Maret 2018.

Lebih lanjut Faozan Amar menjelaskan, biro perjalanan umrah berkewajiban memberangkatkan semua calon jamaahnya. Namun, jika gagal memberangkatkan, uang yang telah diterima harus dikembalikan lagi ke calon jamaah.

Dirinya pun lantas menyinggung pernyataan politisi PDIP Arteria Dahlan yang sebelumnya membahas kasus ini. Menurut Faozan Amar, hal ini memang jadi bagian fungsi pengawasan di DPR.

Dengan adanya pernyataan tersebut, rakyat bisa semakin paham dengan perkembangan kasus penipuan calon jamaah umrah.

“Namun demikian, bisa dimaklumi diksi yang digunakan telah membuat jajaran Kemenag meradang,” kata Faozan Amar.

Selain itu, Faozan Amar juga merasa prihatin dengan para calon jamaah umrah yang menjadi korban penipuan. Pasalnya, hingga saat ini masih banyak calon jamaah yang belum berangkat melaksanakan umrahnya. (nuch/rep)

loading...