Novel-Bamukmin
Novel Bamukmin. (foto: Antara)

BEKASI, harianpijar.com – Persaudaraan Alumni (PA) 212 merasa geram dengan pencopotan poster imam besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab yang bersanding dengan calon Wali Kota Bekasi nomor urut 2 Nur Supriyanto.

Menurut Humas PA 212 Novel Bamukmin, pihaknya sudah mengetahui siapa yang menurunkan dan siapa yang melaporkan poster bertuliskan “Saya titipkan warga muslim Kota Bekasi kepada Nur Supriyanto” tersebut.

“Kami tahu siapa yang mencopot dan siapa yang melapor. Yang mencopot Satpol PP tanpa ada perintah Panwaslu dan yang melapor diduga merupakan kader Golkar, pengusung petahana Rahmat Effendi,” kata Novel Bamukmin dalam siaran tertulisnya, Selasa, 27 Maret 2018.

poster-Rizieq
Poster Rizieq Shihab dan Nur Supriyanto saat dicopot oleh petugas Satpol PP. (foto: Dok. JPNN)

Novel Bamukmin mengatakan, pernyataan pihak Rahmat Effendi yang menyebut poster Rizieq Shihab itu memecah belah masyarakat dan pembohongan publik merupakan pelecehan ulama dan umat.

“Dengan cara begini masyarakat Kota Bekasi akan menilai sendiri betapa bencinya petahana terhadap ulama, karena petahana dalam kepemimpinannya bermasalah dengan umat Islam dan ulama,” ujarnya.

Bahkan, menurut Novel Bamukmin, penurunan Alat Peraga Kampanye (APK) tersebut bisa masuk dalam penghinaan terhadap ulama.

“Kami persaudaraan alumni 212 siap membela calon Wali Kota dan wakilnya NF yang dizalimi baik secara hukum maupun secara moril dan saat ini  tengah mempersiapkan langkah hukum untuk masalah tersebut, tandas Novel Bamukmin. (jpn)

BAGIKAN
BERITA PILIHAN SPONSOR